National Foundation Day di Jepang, untuk Menumbuhkan Rasa Nasionalisme

National Foundation Day di Jepang, untuk Menumbuhkan Rasa Nasionalisme

National Foundation Day di Jepang jatuh pada 11 Februari. Disebut juga dengan Hari Yayasan Nasional (Kenkokukinen-no-Hi). Jadi hari libur nasional bagi orang-orang Jepang. National Foundation Day di Jepang untuk mengingatkan tentang pendirian bangsa dan menumbuhkan nasionalisme.

National Foundation Day di Jepang

National Foundation Day di Jepang menandai tanggal di mana Kaisar Jimmu mendirikan Jepang pada tahun 660 SM. Hari penobatan Kaisar Jinmu dijadikan hari libur nasional dan dinamai Hari Kekaisaran (Kigen-setsu).

National Foundation Day di Jepang (theculturetrip.com)

Kaisar Jimmu adalah kaisar pertama Jepang. National Foundation Day di Jepang 11 Februari 660 SM ditentukan sebagai hari penobatan dengan menghitung tanggal dalam kalender matahari yang sesuai dengan tanggal yang dicatat dalam Kronik Jepang.

Sejarah pertama Jepang yang disusun berdasarkan pesanan kekaisaran. Saat National Foundation Day di Jepang Kaisar Jimmu dianggap sebagai keturunan langsung dari dewi matahari Jepang, Amaterasu.

Literatur kuno menyebutkan kalau Jimmu lahir di prefektur Miyazaki, Kyushu. Bisa jadi kaisar karena udah megalahkan setiap klan yang dia temui dan dengan demikian menyatukan Jepang.

Monarki Jepang dianggap sebagai yang tertua dan terlama di dunia. Ada banyak monumen dan situs bersejarah kaisar pertama di seluruh Jepang. Tapi banyak sejarawan sekarang percaya kalau penobatan Kaisar Jinmu, sebagaimana dijelaskan dalam Chronicles, mungkin bukan fakta sejarah tetapi cuma cerita rakyat.

Festival hari libur nasional Jepang (joanandbillsyearintokyo.blogspot.com)

National Foundation Day di Jepang mungkin aja cuma sebagai cara untuk melegitimasi dan menegakkan aturan barunya dengan menjadikan Kaisar Meiji sebagai keturunan ilahi dari Jimmu.

Sebelum perang dunia kedua, Hari Kekaisaran dianggap sebagai salah satu dari empat hari libur utama Jepang. Dirakayakan dengan parade besar dan festival di Istana Kekaisaran dan kuil Shinto utama di seluruh Jepang.

Kantor pemerintah dan sekolah di seluruh Jepang mengadakan banyak perayaan pada Hari Kekaisaran, tetapi setelah perang, liburan dihapuskan karena beberapa alasan.

Namun, setelah penghapusan ternyata banyak keluhan sehingga segera setelah pendudukan sekutu berakhir pada tahun 1952, para legislator mulai melobi untuk mengembalikan National Foundation Day di Jepang.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"