Miris, Pria Ini Nganggur Selama 2 Tahun, Endingnya Malah Kena Tipu Puluhan Juta

Miris, Pria Ini Nganggur Selama 2 Tahun, Endingnya Malah Kena Tipu Puluhan Juta
Ilustrasi nyari pekerjaan (freepik)

Kisah nyata para korban memperlihatkan betapa serius dampaknya. Amisha Datta, seorang lulusan baru yang sudah dua tahun menganggur, kehilangan US$ 4.300 (Rp 71,74 juta) akibat lowongan palsu di LinkedIn. Ia diminta membeli laptop khusus setelah dinyatakan diterima, namun perangkat itu tidak pernah dikirim. 

Kasus lain menimpa Brenda Smith, 56 tahun, seorang magister yang bekerja di pendidikan tinggi. Meski berpendidikan tinggi, ia kehilangan sekitar US$ 15.000 (Rp 250,26 juta) akibat modus serupa.

Pengalaman mereka menjadi bukti bahwa dengan kombinasi AI murah seperti ChatGPT dan teknik rekayasa sosial, para penipu bisa menjebak siapa saja, bahkan pencari kerja berpengalaman dan berpendidikan tinggi, menggunakan situs karier ternama sebagai kedok.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"