Dia menyerahkan 15 unit senjata, di antaranya adalah 13 unit senapan AK45, satu unit SS1 buatan Pindad, satu pelontargranat, dan sejumlah amunisi.
"Memang risikonya kan saya bisa dibantai, dan pasti jadi berita besar matinya seorang jenderal atau Kepala Bin. Yang kedua juga bisa disandera ditukar dengan logistik," ungkap Bang Yos.
"Tapi sekali lagi, orang paham jika pernah melakukan seperti itu akan punya keyakinan," tutupnya.