Sebaliknya saat kadar kortisol meningkat signifikan, bisa menimbulkan beberapa efek buruk seperti berat badan bertambah, masalah fungsi kekebalan tubuh dan risiko penyakit kronis. Tak hanya itu, para dokter juga percaya menguap merupakan tanda kecukupan otak dan tubuh akan oksigen dan makanan berkurang.
Dengan tidak adanya asupan makanan selama menjalankan ibadah puasa, maka intensitas untuk menguap akan semakin tinggi. Selain itu, menguap merupakan respon tubuh atas melemahnya sistem pernafasan dalam mensuplai oksigen kepada otak. Hal ini bisa memicu rasa kantuk.
Lantas apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi kantuk saat berpuasa? Cara itu adalah tidur nyenyak di malam hari, cuci muka, melakukan peregangan, jaga pola makan, hindari minuman berkafein minimal 4 jam sebelum waktu tidur, dan kalau perlu tidur siang cukup selama 15-30 menit untuk mengistirahatkan tubuh agar tetap fresh di siang hari.