Untuk Double Decker, mengandalkan sasis Scania K410IB yang juga sudah dirakit lokal di Indonesia. Perlu diketahui, Scania K410IB memiliki tenaga 410 horsepower di kisaran 1700-2000RPM (CMIIW) dan torsi 1.900nm di 1000-1300RPM.
Body yang di rakit oleh karoseri Laksana ini menggunakan body SR2 series, yang terdiri dari SR-2 XHD Prime dan SR-2 XDD Prime, keduanya telah lulus uji guling E.C.E R66.
Versi ekspor ini memiliki beberapa perbedaan dengan yang digunakan di Indonesia, karena memenuhi permintaan dari Bangladesh yang meminta agar dimensi dibuat sedikit lebih pendek, pintu penumpang di dekat kokpit (untuk Double Decker), format kursi 1-2 alias kiri satu dan kanan dua, serta tak memiliki toilet.
Perbedaan selain dimensi yang lebih pendek hanyalah tampilan minor seperti kaca, bagasi dan penempatan lainnya, selain hal yang disebutkan spesifikasi lainnya masih sama dengan versi Indonesia, dan yang jelas ciri khas karoseri Laksana yakni stop lamp keren berbentuk letter L.
Selamat yaa untuk Laksana, kami juga berterimakasih karena anda turut mengharumkan nama bangsa Indonesia!