Salah satu legenda yang menyebar luas adalah sosok Valentine sebagai pendeta dari abad 3 di Roma. Saat Kaisar Claudius II memutuskan agar setiap pria bujang diminta untuk wajib militer, santo Valentine melanggar hukum dengan menikahkan pasangan muda.
Saat Kaisar Claudius menemukan pelanggaran ini, dirinya pun memerintahkan pasukan kerajaan untuk menghukum mati Santo Valentine.
Menilik ketiga kisah Santo Valentine, kita bisa melihat bagaimana mereka memperjuangkan cinta di kondisi terhimpit. Entah karena hukum, kesewenangan kekuasaan maupun keadaan yang jauh dari kelayakan.
Kini, mungkin kita berseberangan pendapat untuk menganggap hari ini adalah hari perayaan bagi umat dari agama Kristen. Namun, terlepas siapa yang membawa, nilai yang bisa kita hargai adalah perjuangan mereka untuk mengedepankan cinta dan kemanusiaan di atas tamaknya kekuasaan.