Apakah Angkat Besi dan Angkat Berat Sama? Berikut Penjelasannya

Angkat besi dan angkat berat ternyata berbeda loh. Apa saja bedanya?

Angkat besi dan angkat berat merupakan dua olahraga yang serupa namun tidak sama. Meskipun memiliki jenis gerakan yang hampir sama termasuk beban yang diangkat. Namun angkat besi dan angkat berat berbeda. Apa saja perbedaan angkat besi dan angkat berat?

Gerakan

Perbedaan pertama angkat besi dan angkat berat terlihat dari gerakannya. Angkat besi memiliki gerakan dengan mengangkat barbell di atas kepala yang disebut gerakan snatch dan clean and jerk. Lalu bagaimana dengan gerakan angkat berat? Angkat berat tidak ada gerakan vertikal di atas kepala. Gerakan hanya dikenal squat, bench press, dan deadlift.

Latihan

Kemudian dalam faktor latihan juga berbeda. Misalnya seorang atlet angkat besi harus latihan bagaimana cara menyeimbangkan kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas dalam mengangkat beban. Sementara angkat berat, seseorang hanya mengandalkan kekuatan saja.

Kecepatan

Angkat besi dan angkat berat berbeda dalam segi kecepatan eksekusi. Angkat berat dilakukan dengan tempo lambat sementara angkat besi mengangkat beban dengan sangat cepat. Seorang atlet angkat besi gagal mengangkat beban jika tidak membuka sambungan dengan urutan benar. 

Besaran Tenaga

Angkat besi dan angkat berat adalah olahraga yang sama-sama membutuhkan tenaga banyak. Apalagi jika harus mengangkat beban ratusan kilogram. Dalam angkat besi seseorang harus memiliki banyak tenaga daripada angkat berat, karena angkat besi membutuhkan banyak otot di tubuh atas dan bawah.

Memang atlet angkat besi lebih populer dibandingkan angkat berat. Atlet angkat besi  di Indonesia mayoritas memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi dibandingkan atlet dari cabang olahraga lain. Sebut saja Eko Yuli Irawan yang memiliki tinggi badan tidak sampai 160 cm karena hanya 157 cm. Tak hanya Eko, juara dunia angkat besi asal China, Li Fabin pun hanya 160 cm.

Bedanya Angkat Besi dan Angkat Berat (Fimela)

Lantas kenapa banyak atlet angkat besi berpostur tubuh pendek? Apakah ini karena terlalu sering mengangkat beban sehingga tubuh tidak mengalami perkembangan tinggi badan? Asupan nutrisi seperti makanan yang dikonsumsi ternyata cukup mempengaruhi tinggi badan seseorang. Eko Yuli pun buka suara terkait dugaan angkat besi membuat tubuh seseorang jadi pendek.

Menurutnya tubuh pendek para atlet angkat besi bukan karena sering mengangkat beban berat melainkan karena faktor genetik saja. Menurutnya tubuh orang-orang Asia termasuk Indonesia mempunyai tulang yang cenderung kecil sehingga badannya tidak bisa tinggi seperti orang-orang Eropa dan Amerika.

Bedanya Angkat Besi dan Angkat Berat (Tribun Jateng)