Orang Korea bisa memakai nama belakang atau marga yang sama tanpa menjadi satu keluarga. Orang Korea menggunakan sistem klan yang disebut "본관" (Bongwan) untuk membedakan antar keluarga. Asal usul klan, nama belakang, dan tempat lahir tertentu membantu membedakan satu Kim atau Park dari yang lain. Gak hanya Lee, Park, Kim saja, adal juga kok marga Korea yang langka.
Seperti di banyak budaya barat, anak-anak Korea mengambil nama belakang ayah mereka. Namun, nama belakang wanita Korea tidak berubah karena perkawinan berdasarkan alasan bahwa nama keluarga adalah warisan dari leluhur dan tidak boleh diganti.
Di Korea Selatan, nama biasanya atau awalnya terdiri dari karakter Cina Hanja (한자). Nama belakang Korea biasanya menceritakan kisah budaya, fakta, dan sejarah yang kaya. Sangat menarik untuk mengetahui bahwa ada begitu banyak nama belakang Korea lainnya selain Kim, Park, Lee, atau Choi biasa. Berikut adalah 7 marga Korea langka yang mungkin belum pernah kamu dengar.
1. 뇌 Noe
Noe adalah nama keluarga Korea yang langka dengan dua arti berbeda tergantung pada karakter yang digunakan dalam penulisannya. Ketika nama keluarga Korea ini ditulis dengan Hanja, "의뢰할 뇌" (Uiroehal Noe), itu menciptakan arti yang setara dengan "membuat permintaan."
Variasi Hanja lainnya, "우레 뇌'' versi romawi Ure Noe, berarti "guntur." Namun, "우레 뇌'' adalah versi yang paling banyak digunakan dengan bongwan utamanya diyakini berasal dari kota/pulau di daerah Ganghwa di Incheon (Korea Selatan) disebut Gyodong-myeon.
Baca juga: 10 Marga Korea Paling Dihormati
2. 망절 Mangjeol
Mangjeol adalah nama belakang Korea lainnya yang jarang ada di Korea. Ini adalah nama belakang Korea langka yang konon berasal dari 망절일랑 (Mangjeol Ilrang). 망절일랑 seorang petani jamur Jepang yang tinggal di distrik Kagoshima di Dong-myeon, Kota Yangsan, Gyeongsangnam-do selama pemerintahan Jepang di Korea. Mangjeol Ilrang memiliki ibu Korea dan ayah Jepang dan awalnya bernama Amikiri Ichirō. Sejarah menunjukkan bongwan dari nama unik ini menjadi "도간" (Dogan), yang merupakan nama kampung halaman kakek Jepang Mangjeol Ilrang di Korea.
Suasana malam di salah satu kota di Korea (era.id)
3. 황보 Hwangbo
Hwangbo adalah salah satu marga Korea langka yang hampir sulit ditemui di Korea Selatan. Nama keluarga "Hwangbo" diketahui memiliki dua marga; klan Hwangju Hwangbo dan Yeongcheon Hwangbo. Nama keluarga ini diyakini berasal dari "Huangfu", nama keluarga Cina. 황보관 (Hwangbo Kwan), mantan pemain sepak bola dan manajer Korea Selatan, adalah salah satu orang yang menyandang nama ini.
4. 개 Gae
Saat pertama kali mendengar, melihat, atau membaca dalam bahasa Korea, orang mungkin mengira arti dari nama belakang Korea yang langka ini memiliki arti kata yang biasa, yaitu "anjing". Jangan salah; ini adalah nama keluarga Korea yang pertama kali ditemukan pada tahun 1930. Hanja mendefinisikan nama keluarga Gae sebagai "berada di antara". Orang yang menyandang nama keluarga Gae dipercaya sebagai keturunan Gae Ja-Chu, dari tanah Qin pada masa pemerintahan Dinasti Zhou Tiongkok. Di Korea Selatan saat ini, rumah keturunan nama keluarga berada di Yeoju di provinsi Gyeonggi-do.
Artis Korea yang punya marga langka (grid.id)
5. 근 Geun
Nama belakang suku kata tunggal Korea yang langka ini, dengan variasi ejaan seperti Keun, Gun, dan Kun, berarti "kapak." Nama ini ditulis dengan hanja tunggal sebagai 도끼 근 dalam bahasa Korea. Mar Geun juga dapat digunakan untuk merujuk pada satuan massa tradisional Tionghoa yang disebut "Kati", "Catty", atau "Jin", yang digunakan untuk menimbang bahan makanan di Asia Tenggara. Nama keluarga Geun melacak bongwannya ke Cheongju di Chungcheongbuk-do, Korea Selatan. Sensus penduduk tahun 2000 melaporkan 242 orang Korea memakai nama belakang Geun.
6. 삼 Sam
Meskipun kata "삼" (Sam) biasanya diterjemahkan menjadi angka tiga dalam bahasa Korea, Sam juga merupakan salah satu nama belakang Korea yang sulit ditemukan di Korea. Berdasarkan Hanja yang tertulis, Sam sebagai nama keluarga berarti "penuh pohon". Nenek moyang Bongwan berasal dari Gyeongsang di tempat yang dulu disebut Samga (sekarang Hapcheon), dan nama keluarga Sam pertama kali ditemukan pada sensus tahun 1960.
Baca juga: Nama Marga Korea Selatan Terpopuler
7. 태 Tae
Nama belakang langka Korea lainnya adalah Tae, yang terkadang ditulis sebagai Tai atau Thae. Tulisan Hanja paling populer untuk nama keluarga Tae menggambarkan arti "hebat". Nama belakang Tae diyakini berasal dari kampung halaman leluhur dan bongwan mereka, yang terletak di Namwon dan Yeongsun di Korea Selatan saat ini. Tae Yoon adalah pemain sepak bola Korea Selatan di India yang menyandang nama keluarga Tae.
Itu tadi 7 marga Korea langka yang mungkin belum pernah kamu dengar. Menurutmu yang paling aneh yang mana ges?
Salah satu tempat wisata budaya di Korea (namsankoreancourse.com)