7 Merek Produk yang Kalian Tak Sadar Berasal dari Dalam Negeri

Banyak yang mengira kalau merek produk ini berasal dari luar negeri. Tapi jangan salah, 7 merek produk ini justru buatan anak bangsa.

Banyak tak sadar jika merek produk yang kebanyakan berbahasa Inggris ini justru adalah merek buatan dalam negeri. Bahkan dari beberapa merek produk tersebut sudah ada yang bisa merambah pasaran luar negeri.

Meski dibuat dalam negeri, namun kualitas dari produk di bawah memang terkenal ciamik. Wajar jika banyak yang salah sangka. Berikut ini adalah 7 merek produk yang kalian tak sadar berasal dari dalam negeri.

1. Polygon

Melihat namanya yang bule dan kualitasnya yang istimewa, maka bayak yang tak sadar bahwa merek sepeda ini merupakan merek produk dalam negeri. Sepeda Polygon bahkan sudah digunakan oleh atlet kelas dunia seperti Marek Pesko (juara pertama Four Cross), Hutchindon UR Team, Polygon UR Team, dan Orange Monkey Team.

Awalnya produsen ini bernama Insera Sena yang bertempat di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka tidak lantas memberi merek pada produk mereka, namun sekedar frame atau chasis sepeda tanpa merek untuk dijual ke berbagai negara. Hingga akhirnya Insera Sena memutuskan menggunakan merek produk Polygon.

2. Krisbow

Krisbow merupakan sebuah merek berbagai perkakas teknik, permesinan, pertukangan dan industri, perangkat rumah tangga, alat keselamatan, dan furniture asal Indonesia.[1] Merek dagang ini merupakan bagian dari Grup Kawan Lama (GKL) yang diperkenalkan pada tahun 1998.

Memang Krisbow tidak memiliki pabrik sendiri di Indonesia. Namun mereka mengimpor barang dari pabrik-pabrik dari berbagai negara lantas diberi merek ulang (rebranding).

3. Terry Palmer

Terry Palmer adalah merek produk untuk handuk berkualitas tinggi. Banyak yang menyangka bahwa handuk yang sering ditemukan di hotel-hotel berbintang lima ini merupakan produk impor dari luar negeri.

Handuk ini diproduksi oleh PT Indah Jaya yang berasal dari Tangerang, Banten. Handuk yang terkenal paling higienis ini juga sudah sangat terkenal di berbagai negara. Selain membuat handuk, perusahaan ini juga membuat kaus kaki higienis.

4. Essenza

Bagi generasi 90an jika ditanya merek keramik terbaik pasti kan terngiang merek ini. Pasalnya merek produk yang ternyata juga berasal dari dalam negeri ini dulu memiliki iklan yang sangat epic dan berbahasa Inggris.

Merek Essenza dibuat oleh PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk. Perusaahaan ini juga menjadi pelopor pembuatan genteng porselen skala besar. Produk Essenza termasuk yang paling besar di kawasan Asia Pasifik.

5. Tomkins

Sepatu Tomkins mungkin masih kalah pasaranya jika dibandingkan dengan merek Adidas atau Nike. Tetapi banyak yang tak menyangka jika merek sepatu ini adalah asli Indonesia buatan PT. Primarindo Asia Infrastructure. Coba bandingkan dengan merek lain seperti Ardiles atau Eagle. Pasti merek Tomkins terasa lebih luar negeri

6. Edward Forrer

Merek produk sepatu dan tas ini tidak seperti namanya. Edward Forrer sebenarnya asli buatan orang Indonesia. Edward Forrer sendiri adalah nama dari pendiri perusahaan ini yang juga kerap disapa sebagai Edo.

Sepatu yang mulai diproduksi pada tahun 1989 di Bandung ini telah mencapai level internasional. Sekarang Edward Forrer memiliki puluhan gerai yang tersebar di Indonesia, Australia, Malaysia, hingga Hawaii.

7. California Fried Chicken

Mungkin kalian sedikit tersadar kalau gerai makanan cepat saji yang satu ini jarang memiliki iklan di event-event bertaraf internasional. Berbeda dengan KFC atau McD yang bahkan menjadi sponsor piala dunia.

CFC sendiri merupakan perusahaan generasi pertama di Indonesia yang menerapkan sekaligus memperkenalkan konsep restoran cepat saji berbahan dasar ayam.