Ternyata Ini Rahasia Pak Tarno Bisa Menggaet Pramugari Cantik dan Muda Jadi Istrinya

Ternyata Ini Rahasia Pak Tarno Bisa Menggaet Pramugari Cantik dan Muda Jadi Istrinya

Pesulap yang terkenal dengan jargon "Mau jadi apa? prok prok prok," Pak Tarno, sempat laris tampil di TV. Hampir tiap acara talk show atau musik di TV saat itu menampilkan wajah dan kebolehannya main sulap seadanya. Tapi justru kesederhanaannya itulah yang jadi daya tariknya.

Sebelum menjadi pesulap, pria yang bernama asli Sutarno ini ternyata pernah mengalami pahit dan sulitnya hidup sejak usia 10 tahun. 

# Kisah Sulit Masa Kecil Pak Tarno


Pak Tarno lahir di Brebes, Jawa Tengah. Sejak kecil ia sudah ditinggal orangtua. Ayahnya meninggal, ibunya pergi meninggalkannya untuk laki-laki lain. 

Pak Tarno yang sebatang kara kerap makan jagung karena tak sanggup beli beras. Lalu pada usia 10 tahun, Pak Tarno memilih mencari rezeki ke Jakarta, sendirian.

Ia pergi ke Jakarta dengan cara menumpangi kereta barang yang transit di Stasiun Losari, Brebes. Di Jakarta, ia sempat bekerja sebagai penjual minyak tanah keliling dan penjual martabak keliling. 

Pada saat berjualan martabak inilah, ia melatih keterampilan sulapnya. Ia menggunakan sulap untuk menarik anak-anak membeli dagangannya. Ia berjanji pada anak-anak akan memberikan pertunjukan sulap jika dagangannya habis.

Para Pesulap di The Master Season 3 (amriawan.wordpress.com)

# Awal Mula Karier Sulap Pak Tarno


Ketika berjualan martabak di sekolahan dan melakukan sulap. Ada seorang guru melihat aksinya. Guru tersebut kemudian menyarankan Pak tarno untuk ikut ajang pencarian bakat "the Master Season 3".

Di ajang itu, Pak Tarno memang tidak menang. Namun ia mendapat gelar "Master of Traditional Magic" dari Deddy Corbuzier.

Dari situlah karier sulapnya di televisi mulai moncer. Dari penghasilannya tampil di TV, ia berhasil beli tanah, mobil, dan bikin bisnis warnet.

Potret Pak Tarno yang sudah sukses jadi pesulap tradisional di TV (wowkeren.com)

# Bertemu Istri Kedua yang Seorang Pramugari


Istri Pak Tarno yang adalah pramugari cantik berusia lebih 30 tahun sempat jadi sorotan media. Bukan hanya perbedaan usia yang sangat jauh. Namu juga karena Sri Rahayu, pramugari cantik dan muda ini adalah istri kedua dari Pak Tarno.

Pada sebuah kesempatan, Pak Tarno bercerita bahwa ia tertarik dengan istri keduanya yang pramugari, karena rasa nyaman saat berkomunikasi.  

Mereka sempat instens berkomunikasi lewat pesawat telepon. Saking seringnya telponan, Pak Tarno mengaku tak bisa didur di malam hari lantaran teleponan sepanjang malam.

Lewat komunikasi itu, Sri Rahayu kemudian mengenal dekat Pak Tarno.

"Dia tanya saya dari mana. Lantas saya jawab dari Brebes, Jawa Tengah."

"Dia pernah juga pernah tanya, dulu waktu kecil ikut siapa. Kemudian saya jawab, kalau saya ikut sama orang lain," ujar Pak Tarno.

Ketika ditanya kapan akan menikahi Sri Rahayu. Pak Tarno menjawab, "Jangan begitu, nanti dosa. Kalau jodoh enggak boleh begitu."

Namun akhirnya, Pak tarno tetap menikahi sang pramugari. Dai pernikahan tersebut, mereka dikaruniai satu anak perempuan.

Sementara itu, istri pertama Pak Tarno yang berada di kampung halaman masih tidak merestui pernikahan kedua Pak Tarno dan sang pramugari.

Pak Tarno dan Istri Keduanya yang Pramugari (beritamakassar.com)