OMG! Mahasiswa Ini Tewas Akibat 'Syndrome Nasi Goreng' Akut~

gara-gara syndrome nasi goreng akut bisa meregang nyawa loh!

Naas betul nasib seorang mahasiswa asal Belgia ini... Apadaya niat hati ingin hemat uang jajan dengan menyimpan makanan, ia justru meninggal karena keracunan bakteri berbahaya.

Berdasarkan laporan di Journal of Clinical Microbiology seperti yangdilansir dari Kumparan.com, mahasiswa tersebut tewas karena mengidap ‘sindrom nasi goreng’ akut. Sindrom tersebut merenggut nyawa sang mahasiswa berusia 20 tahun sekitar 10 jam setelah ia mengonsumsi makanan terakhirnya. 

Hasil autopsi menunjukkan bahwa ia keracunan bakteri Bacillus cereus. Bakteri tersebut ditemukan pada sampel spageti yang ditemukan pada perutnya. 

Akibat masak banyak spageti


Setelah ditelusuri, pria tersebut memang memasak banyak spageti sekitar lima hari sebelum kejadian. Ia memasak terlalu banyak sehingga jumlahnya cukup untuk dikonsumsi hingga lima hari berikutnya. 

Biasanya, ia akan menyimpan spageti yang belum dikonsumsi di dalam kulkas. Spageti tersebut kemudian akan dipanaskan dan ditambah saus tomat untuk meningkatkan cita rasa. 

Namun, pada hari naas tersebut pria itu mengeluhkan rasa spagetinya yang kurang enak dan aneh. Meski begitu, ia tetap menghabiskan santapan tersebut dan pergi berolahraga.

Ilustrasi sakit perut (Hellosehat.com)

Dalam kurun waktu 30 menit setelah menyantap spageti itu, ia mengalami rasa sakit luar biasa di perut, mual, dan sakit kepala. Ketika kembali ke rumahnya, ia mulai mengalami diare parah dan muntah-muntah.

Meski kondisinya memburuk, ia tidak segera mengunjungi rumah sakit atau klinik terdekat. Pria itu lebih memilih untuk tetap di rumahnya, minum banyak air dan tidur untuk memulihkan kondisi tubuhnya. 

Keesokan harinya, orang tuanya menjadi khawatir karena mahasiswa ini tidak bangun untuk pergi ke kampusnya. Kemudian mereka memutuskan untuk mengunjunginya dan menemukan anaknya dalam kondisi meninggal. 

Hasil autopsi, sebagaimana dilaporkan IFL Science, menunjukkan bahwa ia meninggal pada pukul 04.00 pagi waktu setempat, kira-kira 10 jam setelah ia menyantap spageti itu. Sementara tubuhnya diautopsi, sampel spageti dan saus yang ia makan dipelajari di National Reference Laboratory for Food-borne Outbreaks (NRLFO). 

Spageti (dok.Shutterstock)

Akibatnya pria ini terkena Pankreatitis akut


Dari hasil autopsi ditemukan bahwa pria ini mengalami nekrosis hati, hal ini mengindikasikan bahwa organ hatinya tiba-tiba mati. Selain itu, mereka juga menemukan bahwa mahasiswa ini menderita pankreatitis akut. 

Sementara hasil pemeriksaan feses menunjukkan adanya bakteri Bacillus cereus. Bakteri itu adalah penyebab utama keracunan makanan bernama 'sindrom nasi goreng,' yakni sebuah keracunan yang biasa terjadi ketika meninggalkan nasi goreng begitu saja pada suhu ruangan untuk beberapa jam. 

Begitu juga dengan sampel makanannya. NRLFO menemukan Bacillus cereus dalam jumlah yang signifikan. Hal ini mengonfirmasi bahwa spageti yang disantapnya menjadi penyebab sakit dan meninggalnya mahasiswa tersebut.

Waduh, ini ringatan banget buat kalian ya gengs, terutama anak kos, hati-hati....

Spageti (dok.Shutterstock)