Keperawanan Terletak Dimana? Disini Mitos dan Faktanya!

Keperawanan seringkali diukur dengan term hitam atau putih. Sebenernya, konsep keperawanan itu cukup rumit. Bagaimana definisi, mitos dan fakta seputar topik tersebut? Simak penjelasan lengkapnya!

Itulah kenapa keperawanan bukan hanya diukur dari segi medis. Keperawanan mempertimbangkan latar belakang kultural dan kepercayaan atau agama. Makanya, untuk menerangkan hal yang rumit, perlu dikenali mitos dan fakta dibaliknya agar bisa meminimalisir ketersesatan informasi. Simak yuk..

1. Definisi keperawanan

Orang sering membicarakan tema ini dan dengan sederhana menjelaskan definisinya. Lalu dengan mudah bertanya "kamu perawan atau tidak". Pada kenyataannya 'keperawanan' adalah sebuah 'konsep' yang mempunyai makna berbeda-beda bagi setiap orang. Contohnya, beberapa orang berpendapat keperawanan hilang setelah penetrasi penis ke vagina. Ada juga yang memaknai keperawanan akan hilang ketika melakukan oral sex, manual sex, dan lain sebagainya. Lain lagi dengan pengertian bahwa keperawanan akan hilang setelah mendapatkan orgasme pertama. Bagi setiap orang dengan latar belakang kultural punya anggapan yang berbeda-beda mengenai keperawanan. 

Secara medis, ketika dokter bertanya "apakah kamu aktif secara seksual", jika memang telah melakukan aktivitas seksual, jawablah "iya". Mengapa? Karena konsep keperawanan berbeda-beda dan dokter mempunyai tugas untuk memperhatikan kesehatanmu. 

2. Bagaimana dengan penggunaan tampon atau menstrual cups?

Apakah kamu berpikir mengenakan tampon atau menstrual cups bisa merenggut keperawanan? Jika ya, maka jangan mengenakannya saat menstruasi. Sebaliknya, jika kamu tidak menganggap keperawanan akan hilang karena tampon dan mestrual cups, artinya kamu nggak kehilangan keperawanan. 

3. Pandangan dokter tentang keperawanan

Secara medis, keperawanan ditandai dengan selapun hymen. Hymen berada vagina, bentuknya setengah lingkaran menutupi vagina. Selapus yang setipis tisu tersebut menjadi penanda keperawanan menurut medis. Tetapi, hymen bisa robek karena berbagai hal. Misalnya karena mengenakan tampon atau menstrual cups, kecelakaan dan penetrasi penis di vagina. Jadi, kalo dokter menganggap seseorang nggak perawan, yang jadi ukuran adalah selaput hymen. 

Perempuan tertidur (29secret.com)

4. Tanggapan pasangan

Banyak perempuan yang nggak berdarah saat pertama kali melakukan penetrasi ke vagina (penis in vagina atau PIV). Banyak juga yang merasa sakit dan berdarah saat PIV. Kondisi selaput hymen atau selaput dara berbeda-beda pada setiap perempuan. Tetapi, komunikasi hal penting dalam seks. Hal lain yang penting untuk dimengerti adalah aktivitas foreplay dan produksi pelumas alami. Ketika seseorang menyimpan histori tentang aktivitas seksualnya, itu adalah haknya. Tetapi, seseorang butuh mempertimbangkan hal paling baik terjadi pada dirinya dan pilihannya. 

5. Seks itu bermakna

Setelah berhubungan seks dengan seseorang, dan itu pertama kali melakukan aktivitas seksual bukan berarti mudah berhubungan seks dengan beberapa orang. Seks itu bermakna, ada beberapa faktor yang menyebabkan aktivitas tersebut nggak bisa dilakukan sembarangan. Buat perempuan, aktivitas seksual melibatkan seluruh bagian otak termasuk 'feeling'. Itu artinya, aktivitas seksual bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Segenap faktor menjadi pertimbangan bagi perempuan. 

Dokter (myhdiet.com)

Kesimpulannya, setiap kultur mempunyai mitos mengenai konsep keperawanan. Faktanya, setiap orang mempunyai sejarah seksualitas dan keperawanan yang dianut. Jadi, konsep keperawanan mana yang kamu anut?

Para perempuan (womenfitness.net)