Waspadalah dengan tanda toxic relationship. Karena jika kondisi ini terus dibiarkan, kamu mungkin hanya akan merasakan kebahagiaan semu tanpa arah yang jelas. Adakah di antara kalian yang pernah atau sedang mengalaminya?
Faktanya, setiap orang pasti ingin memiliki akhir yang bahagia saat menjalin hubungan asmara. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan hubungan yang seperti ini. Beberapa orang pada kenyataannya sering terjebak pada hubungan toksik dan bahkan tidak menyadarinya sehingga terus-menerus tidak bahagia saat mempertahankan hubungan.
Well, toxic relationship bukan hal yang bisa dibiarkan karena perlahan akan merusak kesehatan mental orang-orang yang terlibat di dalamnya. Supaya tidak terjadi, kamu perlu mengenali tanda-tanda hubungan toksik. Apa saja? Inilah 5 tanda toxic relationship:
1. Komunikasi Tidak Sehat
Jika komunikasimu dengan pasangan berisi ejekan, teriakan, cekcok, hinaan bahkan kalimat yang menyakiti hati dengan nada merendahkan alih-alih kata-kata yang manis, pujian, dan saling menghormati, maka itu bisa menjadi tanda toxic relationship.
Menurut ahli, bentuk-bentuk komunikasi yang tidak sehat bisa berupa teriakan, melempar dan menghancurkan barang, dan menggunakan tubuh untuk intimidasi atau memaksa. Namun selain itu ada juga komunikasi permusuhan yang lebih halus seperti silent treatment atau mendiamkan, cenderung menyalahkan orang lain, mendengarkan untuk menjawab balik alih-alih untuk memahami pasangan.
Tanda Toxic Relationship (via Popbela)
2. Sering Bertengkar
Orang bijak mengatakan bahwa konflik adalah ‘bumbu’ dalam percintaan. Pertengkaran dalam hubungan memang menjadi seni tersendiri yang bisa menguatkan hubungan. Namun, jika pertengkaran sangat sering terjadi, dan bahkan muncul karena masalah sepele, ini bisa sebagai tanda hubungan tersebut toksik. Siapa yang bahagia jika dalam hubungan selalu diwarnai pertengkaran? Hal ini hanya akan menghambat produktivitasmu, bukan?
Tanda Toxic Relationship (via Her Story)
3. Tidak Ada Dukungan
Dalam sebuah hubungan yang sehat, ada keinginan untuk melihat pasangan sukses dalam segala bidang kehidupan. Namun bagaimana jika tidak? Bagaimana jika setiap pencapaian pasangan justru dianggap sebagai ancaman? Hubungan yang seperti ini akan dipenuhi dengan aura negatif, tidak ada dukungan yang diberikan satu sama lain.Yah, jika pasangan tidak mendukung dan selalu saling menjatuhkan, mau jadi apa hubungan kalian ke depannya?
Tanda Toxic Relationship (via Alodokter)
4. Suka Mengatur
Ciri toxic relationship lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah perilaku suka mengontrol atau mengatur pasangannya. Misalnya, pasangan tidak memperbolehkan kamu untuk memiliki akun sosial media, jika kamu tidak bersedia, dia akan mulai mengancam. Selain itu, pasangan juga mencoba mengatur cara kamu mengelola uang pribadimu, dan lain-lain. Jika pasanganmu menunjukkan ciri ini, maka ada baiknya kamu mempertimbangkan kembali hubungan yang berlangsung.
Tanda Toxic Relationship (via Kompas)
5. Cemburu Berlebihan
Banyak yang mengatakan jika cemburu adalah tanda cinta, namun jika cemburu ini sudah berlebihan bisa menjadi tanda dari hubungan toksik. Pasangan yang cemburu berlebihan sering merasa curiga atau memiliki kepercayaan pada pasangan sehingga membatasi segala aktivitas, menutup akses komunikasi antara kamu dengan teman bahkan keluarga.
Itulah 5 tanda toxic relationship. Pasangan yang menjalani hubungan dengan sehat seharusnya saling memberikan dukungan dan senantiasa bertukar pikiran untuk menyelesaikan masalah. Jika salah satu atau kedua belah pihak selalu berusaha saling menjatuhkan dan terkesan mencari gara-gara, maka sebaiknya kamu segera melakukan tindakan untuk mengatasinya.
Jika kamu berada dalam suatu hubungan yang tidak sehat, bukan berarti hubungan tersebut tidak bisa diselamatkan. Toxic relationship bisa diperbaiki bila kamu dan pasangan sama-sama mau membahas secara terbuka, mengenai perilaku-perilaku tidak sehat di atas dan bersedia untuk memperbaikinya.
Tanda Toxic Relationship (via Kompas)