Sempat menghilang karena diburu pemerintah atas ulahnya membobol data-data pejabat, hacker Bjorka kembali mencuat perhatian publik. Menambah daftar peretasannya, baru-baru ini ia membobol data pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Zainudin Amali.
Data pribadi Zainudin Amali yang dibeberkan Bjorka kepada publik meliputi nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga, alamat lengkap, kode vaksin Covid-19 hingga keterangan kepemilikan kendaraan pribadi Toyota Alphard G2.4 A/T milik Zainudin.
Bersama data yang dibocorkan, Bjorka juga mengkritik Menpora atas responnya yang lebih memikirkan sanksi dari FIFA, ketimbang nasib para korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan beserta keluarga. Zainudin Ali lebih menghawatirkan nasib olahraga Indonesia supaya tidak kena sanksi FIFA.
Menpora sebelumnya mengungkapkan agar FIFA tidak menjatuhi hukuman karena Indonesia bakal jadi tuan rumah di ajang Piala Dunia U-20 2023 atau FIFA U-20 World Cup 2023.
Bjorka menulis reaksi duka mendalamnya kepada para korban dan keluarga. Kemudian ia mengutuk bahwa yang seharusnya mati adalah Zainudin Ali bukan para Aremania.
“Belasungkawa yang tulus saya sampaikan kepada keluarga dan teman-teman para korban, yang harusnya mati adalah Menpora bodoh ini,” tulis Bjorka dalam keterangan foto yang diunggah di Telegram Bjorkanism.
Bjorka Datang Lagi, Giliran Menpora Kena Teror Dikaitkan dengan Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Metroterkini.com)
Dikutip detikInet, Direktur Eksekutif ICT Institute menanggapi kritik Bjorka terhadap Menpora memang kekhawatiran masyarakat Indonesia soal kejadian di Stadion Kanjuruhan. “Memang apa yang disampaikan Bjorka merupakan kegelisahan masyarakat banyak, termasuk Tragedi Kanjuruhan. Sehingga memang harus ada yang bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi di Kanjuruhan,” ungkap Heru.
Hacker ini kerap menyinggung peristiwa bersejarah yang tak/belum diusut tuntas. Bjorka seolah menjadi pengamat apa yang terjadi di Indonesia. Kini yang tengah ia soroti adalah reaksi pejabat publik mengenai kericuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan.
Sebelum kena doxing Bjorka, Menpora Zainudin Amali bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertandang untuk takziah ke rumah duka salah satu korban yang meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur pada Minggu (2/10). (Riska Nurul Fatimah)
Bjorka Datang Lagi, Giliran Menpora Kena Teror Dikaitkan dengan Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Bola.net)