Penelitian Terbaru Merekomendasikan Tetap Pakai Masker Saat Di Ranjang Bersama Pasangan

Gimana lagi donk, biar aman tetap pakai masker saat bersama pasangan di ranjang.

Ternyata gak cuma kudu berhati-hati pas di luar rumah aja. Buat pasangan yang tinggal serumah juga harus berhati-hati. Sebuah studi baru dilakukan sama peneliti di Universitas Harvard. Tetep bakalan ada risiko transmisi COVID-19 pada saat berhubungan badan.

Penelitian tersebut diterbitkan di Annals of Internal Medicine. Isinya merekomendasikan pasangan untuk tetep pakai masker ketika berhubungan badan. Biar aman gitu gengs. Apalagi kalau suami atau istri kerja tiap hari di luar.

Gak ada yang tahu kapan seseorang bisa kena virus Covid-19. Malah kan ada yang gak ada gejalanya. Ternyata positif kena Covid-19. Nah, biar gak menular ke pasangan di rumah, makanya disarankan pakai masker saat bersama di ranjang.

Penularan secara seksual virus corona belum diteliti dengan seksama, tapi kita tahu kalau ini adalah penyakit pernapasan yang sangat menular yang menyebar melalui tetesan seperti batuk, bersin dan ludah.

"Implikasi kesehatan seksual dari rekomendasi ini hanya mendapat sedikit perhatian, meskipun tampaknya semua bentuk kontak seksual secara langsung membawa risiko untuk penularan virus," kata Dr. Jack Turban, penulis utama studi dan penduduk di Harvard Medical School. 

Agar aman dari penularan corona dari pasangan (gottman.com)

Hubungan badan menempatkan pasangan dalam jarak yang dekat, sehingga pasangan cenderung terpapar droplet kalau gak pakai masker. Dan karena diperkirakan 35% dari pasien coronavirus tidak menunjukkan gejala, hubungan badan bisa saja menjadi jalan infeksi.

Para peneliti memberikan saran untuk menghindari hubungan dengan orang-orang yang menunjukkan gejala Covid-19, termasuk demam, batuk, kelelahan dan kehilangan rasa atau bau.

Tetap menggunakan masker (cosmopolitan.com)

Selain memakai masker, orang-orang yang berhubungan badan dengan pasangan di luar rumah mereka juga harus mandi sebelum dan sesudah, menghindari tindakan yang melibatkan transmisi oral cairan tubuh dan membersihkan area sesudahnya dengan sabun atau tisu alkohol untuk mengurangi kemungkinan mereka terkena infeksi.

Berhubungan badan di antara pasangan yang terisolasi bersama-sama masih menimbulkan risiko, karena satu pasangan mungkin sudah terpapar virus jika mereka meninggalkan rumah bersama. Para peneliti tetap merekomendasikan masker untuk pasangan dalam situasi ini.

Pasangan bisa saja tertular virus saat berhubungan badan (today.com)