Developer Titanfall Akan Merilis Judul Battle Royal, Masih Ada Ruang Kompetisi Dalam Genre Ini?

Satu judul lagi akan memenuhi line-up gim battle royale yang sudah sangat penuh sesak. Namun untuk yang satu ini kita bisa sedikit berharap dari modifikasi permaianan Titanfall yang cukup fantastis.

Jika sepanjang akhir pekan kemarin kalian sempat mendengar rumor bahwa pencipta Titanfall yakni Respawn mengembangkan game battle royale-nya sendiri, maka rumor tersebut menjadi benar adanya. Geoff Keighley dan pemain pro Myth telah mengonfirmasi keberadaan Apex Legends, game last-man standing yang akan diluncurkan dan dirilis pada 4 Februari ini.

Sayangnya mereka tidak mengatakan lebih lanjut lagi pada saat ini, memang tidak mengejutkan. Tetapi konsultan esports Rod Breslau mengunkapkan bahwa judul video gim ini akan menjadi permainan free-to-play dengan sistem class, total 60 pemain dalam satu sesi, tiga pemain per tim, dan tanpa Titans. Ya tidak seperti judul yang lain dari pengembang, kalian tidak akan bisa mengendarai robot untuk merebut kemenangan.

Tidak ada kejutan lain juga terkait konsep free-to-play. Kalian tetap harus membeli loot box untuk mendapatkan barang-barang kosmetik dan konten dalam game dengan pendekatan yang "sangat mirip" dengan Overwatch. Kalian tidak akan mendapatkan keunggulan taktis meskipun telah menghabiskan banyak uang, tetapi karakter yang kalian akan terlihat lebih keren nggak peduli se-cupu apa permainan kalian.

Gim ini akan menggunakan engine yang sama dengan yang digunakan oleh Titanfall. Tetapi Breslau berjanji jika source engine dari Valve tersebut akan mendapatkan modifikasi agar pemain tetap mendapatkan pengalaman yang berbeda jika dibandingkan saat bermain di Titanfall.

Apex Legend, Titanfall battle royale (perfetly.com)

Meski begitu tetap saja sulit untuk tidak skeptis terhadap para developer yang memproduksi game battle royale ketika sekedar memanfaatkan demam Fortnite. Namun, mungkin ada baiknya memperhitungkan Apex Legends berdasarkan asal-usulnya. Titanfall mungkin terkenal karena robotnya, tetapi ia juga memiliki reputasi sebagai bentuk unik dari pertarungan cepat dengan parkour, pertarungan jarak dekat, dan banyak lagi. Jika mereka bisa menerjemahkan sebagian dari pengalaman bermain tersebut ke sebuah permainan battle royale, bisa jadi dapat menarik perhatian yang cukup untuk bertahan hidup di tengah persaingan yang sangat ketat.

Titanfall dengan Valve engine (origin.com)