Kalian tau kalo ternyata tanaman tuh bisa mendengar? Kalian percaya gak nih? Soalnya, mereka ya makhluk hidup juga kan, sama kayak manusia atau hewan-hewan.
Jawabannya iya, mereka bisa mendengar kok. Soalnya selama ini kita mengetahui itu sebatas mitos aja gengs. Jadi katanya nih, kalo kia memelihara tanaman dan kita bicara pada mereka untuk tumbuh subur, mereka akan melakukannya.
Terlepas dari benar tidaknya mitos tersebut, para ahli mencoba membuktikan bahwa tanaman memang dapat mendengar suara di sekitarnya.
Para ahli menemukan bahwa tanaman berbunga misalnya, dapat mendengar dengungan lebah yang lewat. Setelah mendengar, mereka akan memproduksi nektar yang lebih manis.
Nektar itu diyakini sebagai respons yang akan memikat lebah untuk mengisap madu di nektar dan membantu penyerbukan mereka. Demikian, para ahli meyakini bahwa bunga secara teknis adalah telinga bagi tanaman.
Tanaman tuh bisa mendengar gak sih? (pixabay.com)
Penjelasan itu didapat setelah para peneliti mengamati bunga primrose malam (Oenothera drummondii). Gelombang suara sayap lebah lebih terasa lewat kelopak bunga. Dan saat itu pula, konsentrasi gula dalam madu di nektar bunga meningkat sekitar 20 persen.
Seperti diaporkan Science Alert, bunga-bunga itu disebut mampu menghilangkan suara mengganggu seperti suara angin. Lewat temuan tersebut, para ahli percaya bahwa peluang menyebarkan serbuk sari bisa lebih maksimal.
"Hasil penelitian kami dokumentasikan untuk pertama kalinya bahwa tanaman dapat dengan cepat merespons suara hewan penerbuk dengan cara yang relevan secara ekologis," tulis peneliti dari Universtas Tel Aviv, Israel.
Bunga itu "telinga"-nya tanaman (pixabay.com)
Para peneliti juga meyakini bahwa tanaman memiliki kemmpuan untuk menangkap getaran gelombang suara. Gagasan ini juga bisa menjelaskan kenapa banyak bunga yang bentuknya mirip mangkok. Kemungkinan besar agar dapat menangkap suara dengan lebih baik.
Demi mengetahui tanaman bisa mendengar, peneliti telah menguji lebih dari 650 bunga primrose malam. Pengukuran terhadap produksi nektar diukur saat tidak ada suara, suara pada tingkat frekuensi berbeda, dan gelombang suara dengung dari lebah.
Tanaman bisa mendengar kita kok (ourlocalcommons.com)
Hasilnya, gelombang suara lebah yang muncul membuat nektar dari bunga-bunga itu memproduksi lebih cepat. Hanya dalam 3 menit saja. Setelah itu, para pakar mencoba menghilangkan kelopak bunga di tanaman untuk melihat apa terjadi perubahan produksi nektar.
Hasilnya tercatat bahwa tidak ada produksi nektar. Ini menunjukkan bahwa bunga berfungsi sebagai telinganya tanaman.
"Tumbuhan banyak berinteraksi dengan hewan yang membuat suara," kata Lilach Hadany, salah satu tim penelitian.
Dengung suara labah meningkatkan produksi nektar bunga (blogs.bu.edu)
"Setelah membuat prediksi yang jelas untuk mengujinya, kami cukup terkejut bahwa memang ada komunikasi yang tak biasa antara tanaman dan hewan," tambahnya.
Produksi nektar yang lebih manis akan mendorong lebah atau serangga penyerbuk mengisap madu lebih lama. Inilah yang kemudia akan meningkatkan jumlah serbuk sari yang diambil dan akan membuat serangga kembali ke tanaman dengan spesies yang sama di kemudian hari.
Mungkin suara kita juga akan didengar tanaman (bonnieplants.com)
Hingga kini, para ahli belum mengetahui bagaimana getaran suara lebah dapat memicu produksi nektar yang lebih manis. Tapi ini bisa menjadi langkah awal dalam studi tentang tanaman yang bereaksi dengan suara di sekitarnya.
Sebab, studi sebelumnya telah menemukan bahwa tanaman dapat merespons sentuhan dan cahaya matahari. Sekarang kita jadi tau deh kalo tanaman ternya bisa mendengar juga.
Mereka makhluk hidup dan bisa mendengar lho (inzight.no)