Menolak Lupa! Satu Tahun Tragedi Kanjuruhan

1 Oktober 2023 adalah satu tahun tragedi Kanjuruhan.

Minggu 1 Oktober 2023 tepat satu tahun terjadinya tragedi Kanjuruhan. Peristiwa sepak bola yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 seusai pertandingan tuan rumah Arema FC menghadapi Persebaya asal Surabaya yang dimenangkan tim tamu dengan skor 2-3.

Mengenang setahun tragedi Kanjuruhan, pencinta sepak bola di Malang melakukan sejumlah aksi damai. Mayoritas dilakukan Aremania penggemar Arema FC pada Minggu (1/10). Mereka berdoa bersama di Stadion Kanjuruhan. Titik kumpul di Stadion Gajayana Kota Malang dan bersama-sama konvoi naik kendaraan menuju Kanjuruhan.

Tentu ada pesan yang ingin suporter suarakan di momen setahun tragedi Kanjuruhan ini. Mereka ingin proses hukum dan keadilan ditegakan. Meskipun pengadilan sudah menetapkan vonis kepada pihak-pihak yang bersalah seperti sejumlah petugas polisi, namun dianggap keputusan ini tidak dilakukan dengan adil.

Tragedi Kanjuruhan diduga dipicu karena kekalahan Arema FC melawan Persebaya. Pertandingan itu memang memiliki tensi tinggi. Bak derby di Jawa Timur, keduanya sama-sama tim besar dengan suporter yang fanatik yakni Aremania dan Bonek.

Setelah pertandingan berakhir, ribuan suporter Arema FC masuk ke stadion. Ada yang menyebut sebagian suporter ingin memberikan semangat kepada pemain Arema FC usai menderita kekalahan, tapi ada juga suporter yang malah melakukan pengrusakan karena tidak terima tim kesayangan mereka dikalahkan musuh bebuyutan di rumah sendiri.

Polisi pun langsung menindak tegas para suporter yang melakukan aksi pembakaran. Polisi pun menembakkan gas air mata ke arah suporter termasuk ke salah satu tribun penonton yang berisikan penonton wanita hingga anak-anak. Kejadian itu membuat penonton panik dan berusaha keluar dari stadion.

Sayangnya saat berusaha keluar dari stadion, pintu keluar tak semuanya dibuka. Banyak penonton yang akhirnya kehabisan napas dan terinjak-injak karena kondisi di stadion yang tidak kondusif. Total ada 134 orang meninggal dunia sebagai korban dari tragedi Kanjuruhan.

Satu Tahun Tragedi Kanjuruhan (BBC)

Komnas HAM melakukan penyelidikan dan menyimpulkan bahwa tragedi Kanjuruhan merupakan pelanggaran HAM yang terjadi karena tata kelola yang diselenggarakan dengan cara tidak baik, dan pelanggaran norma keselamatan dan keamanan. Tragedi ini menjadi yang terparah terjadi dalam dunia sepak bola di Indonesia.

Satu Tahun Tragedi Kanjuruhan (BolaSport.com)