Percaya nggak percaya sampai sekarang masyarakat Indonesia banyak yang percaya jika sedang berkendara dan melewati tempat angker maka harus membunyikan klakson tiga kali. Klakson tiga kali itu seperti tanda agar penunggu tempat angker itu mengizinkan kendaraan lewat dan tidak diganggu. Lalu apakah kebiasaan membunyikan klakson tiga kali adalah mitos belaka atau fakta?
Sebenarnya membunyikan klakson tiga kali saat melewati tempat angker semata-mata tidak hanya menyangkut hal mistis saja. Justru saat pengendara motor atau mobil membunyikan klakson bisa terindar dari kecelakaan. Saat membunyikan klakson berarti kondisi pengendara dalam keadaan sadar dan tidak mengantuk atau tertidur.
Bunyi klakson tiga kali dari mobil atau mobil bisa menjadi antisipasi kepada pengendara lain yang kebetulan sama-sama lewat di jalan tersebut. Bunyi klakson bisa membuat pengendara lain berhati-hati juga sehingga kecelakaan bisa dihindarkan.
Sejumlah tempat angker di Indonesia dikenal dengan pengendara membunyikan klakson tiga kali. Misalnya di Jakarta ada tempat angker Terowongan Casablanca. Terowongan yang berada di Jakarta Selatan sering jadi lokasi kecelakaan.
Mitosnya pengendara motor atau mobil yang lewat terowongan pada malam hari harus membunyikan klakson sebagai bentuk izin dengan penunggu di lokasi itu. Salah satu makhluk gaib yang paling terkenal dari Terowongan Casablanca adalah kuntilanak merah. Sebelum dibangun jalan dan terowongan, daerah itu adalah pemakaman.
Selain Terowongan Casablanca di Jawa Barat ada daerah Tanjakan Emen. Tanjakan Emen berada di kawasan Subang, Jawa Barat. Sejak dulu daerah itu sering terjadi kecelakaan mobil, bus, atau truk yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Bunyikan Klakson Tiga Kali di Tempat Angker (Kompas Otomotif)
Masyarakat sekitar mempercayai bila pengendara membunyikan klakson tiga kali atau membuang rokok hingga melemparkan uang koin ke jalan maka si pengendara akan selamat melewati Tanjakan Emen yang fenomenal itu. Nama tanjakan itu diambil dari nama seorang sopir bernama Pak Emen yang sudah meninggal dan arwahnya disebut masih ada di jalan itu.
Makanya soal membunyikan klakson tiga kali di tempat angker dikembalikan kepada kepercayaan masyarakat saja. Jika memang masih dilakukan sekedar untuk menghormati penunggu daerah itu dan mencegah terjadi kecelakaan.
Bunyikan Klakson Tiga Kali di Tempat Angker (artikel Rumah123.com)