Baru Melahirkan, Ibu Ini Lihat Tangan Aneh Memegang Dadanya, Kaget Saat Tahu Pelakunya

Kisah ibu alami pelecehan seksual dari dokter usai melahirkan.

Seorang ibu mengalami pelecehan seksual tidak terduga setelah melahirkan bayinya. Saat pemulihan usai operasi, sang ibu merasakan ada tangan yang menyentuh bagian dadanya. Tidak disangka, pelakunya adalah seorang dokter di rumah sakit tersebut.

Dilansir dari Eva.vn, peristiwa ini terjadi di Rumah Sakit Umum Sarawak yang terletak di kota Kuching, Malaysia pada 29 Desember 2022. Kejadian ini menimbulkan kemarahan publik. Sang dokter pun menuai kecaman karena perbuatannya tersebut.

Media lokal melaporkan, kejadian ini bermula saat seorang wanita berusia 34 tahun menjalani persalinan melalui operasi caesar. Setelah operasi, sang bayi dipindahkan ke ruang perawatan sementara ibunya dibawa ke ruang pasca operasi untuk beristirahat.

 

Tidak disangka, saat sedang berbaring sendirian, seorang dokter asal China berusia 28 tahun masuk ke ruangan sang ibu. Dia mengetahui kalau wanita tersebut dalam keadaan lelah dan tidak sadarkan diri. Alhasil, dokter itu memanfaatkan hal ini untuk melecehkan korban.

Dokter laki-laki itu berkali-kali menyentuh tubuh wanita tersebut bahkan meraba-raba payudara menggunakan tangan dan mulutnya. Meskipun dalam keadaan kesakitan dan lelah, wanita itu masih bisa merasakan ada tangan seseorang menyentuh tubuhnya.

Wanita itu pun sangat terkejut saat membuka matanya, dia melihat seorang dokter laki-laki tengah melakukan hal tidak senonoh kepadanya. Wanita itu langsung berteriak meminta bantuan dari keluarganya dan staf rumah sakit lainnya.

Polisi pun langsung bertindak cepat menangkap dokter tersebut setelah menerima laporan. Di hari yang sama, sang dokter ditahan atas tuduhan pelecehan seksual. Petugas membawa tersangka ke pengadilan untuk mengajukan perpanjangan penahanan guna menjalani penyelidikan.

Ilustrasi Dokter Lakukan Tindak Operasi (Pikiran Rakyat)

Setelahnya, Layanan Kesehatan Sarawak mengumumkan kalau mereka tidak akan berkompromi pada karyawan yang berperilaku tidak etis dan melanggar hukum. Pihaknya menyatakan akan berkordinasi dengan polisi dalam penyelidikan serta memberi keadilan pada korban.

Sementara itu, direktur Rumah Sakit Umum Sarawak, Dr. Ooi Choo Huck menegaskan kalau pihaknya selalu mengutamakan keselamatan semua pasiennya. Pihak rumah sakit juga akan secara serius mengkaji, mendisiplinkan dan melatih kode etik pada para stafnya.

Dalam keterangannya, sang dokter mengakui perbuatannya sudah melecehkan seorang pasien yang dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja. Jika terbukti bersalah, dokter itu bisa dipenjara sampai 10 tahun dan dikenakan denda. Sampai saat ini, persidangan kasus pelecehan seksual ini masih berjalan.

Ilustrasi Dokter Lecehkan Pasien (Eva.vn)