3 Larangan Bagi yang Mau Berkurban di Bulan Zulhijah, Jangan Anggap Remeh!

Jika berencana akan berkurban pada hari raya Idul Adha, kamu harus memperhatikan beberapa aturan dan larangannya. Simak ulasannya!

Pada bulan zulhijah semua umat islam di dunia dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya adalah berkurban. Namun ternyata ada larangan bagi yang mau berkurban  pada tanggal 10 Zulhijah atau hari tasyrik, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Nah kalau kamu berencana akan berkurban pada hari raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Zulhijah 1443 H atau 10 Juli 2022, kamu harus memperhatikan beberapa larangan berikut ini. Perhatikan baik-baik ya.

1. Dilarang Memotong Kuku dan Rambut

Bagi mereka yang hendak berkurban ada larangan memotong kuku dan rambut. Larangan tersebut berlaku mulai tanggal 1 Zulhijah hingga sampai pada hari pemotongan hewan kurban.

Hal ini diriwayatkan dalam hadits dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anhaa bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika kalian melihat hilal bulan Zulhijah dan salah seorang dari kalian ingin menyembelih (kurban) maka hendaknya dia tidak memotong rambut dan kukunya.” (HR Muslim no 1977).

Larangan memotong kuku dan rambut tersebut, mencakup rambut yang tumbuh di kepala, kumis, serta area kemaluan dan ketiak.

2. Dilarang Memberi Upah Tukang Jagal dengan Hewan Sembelih

 

Larangan Bagi yang Mau Berkurban (via Kumparan)

Seseorang yang berkurban tidak diperbolehkan memberi upah tukang jagal dengan sembelihan hewan kurban, karena jika dilakukan, maka sama saja dengan menjual bagian hewan kurban tersebut.

Namun jika kamu ingin memberi bagian hewan kurban pada jagal, sebaiknya upah kerja sebagai jagal diberikan dahulu secara luna diawal hari sebelum menyembelih hewan kurban. Selanjutnya jika ingin memberikan bagian hewan kurban, maka dianggap sebagai sedekah atau hadiah.

3. Dilarang Berkurban dengan Hewan yang Cacat

Larangan Bagi yang Mau Berkurban (via Poros Nusantara)

Berdasarkan hadits dari Al Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata:

“Ada empat cacat yang tidak dibolehkan pada hewan kurban: (1) buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, (2) sakit dan tampak jelas sakitnya, (3) pincang dan tampak jelas pincangnya, (4) sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.” (Dishahihkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Jadi kriteria hewan yang dikurbankan tentu haruslah yang baik, sehat, dan sempurna. Bukan yang cacat, agar ibadahmu juga sempurna.

Nah itu tadi beberapa larangan bagi yang mau berkurban  di Bulan Zulhijah. Poin-poin tersebut perlu kamu perhatikan agar ibadah yang kamu lakukan diterima oleh Allah SWT dan memberikan manfaat.

Larangan Bagi yang Mau Berkurban (via NU Online)