Gak Banyak Yang Tahu! Hari Ibu di Indonesia Dan Mother’s Day Ternyata Beda Loh, Gini Sejarahnya

Mengulik perbedaan antara Hari Ibu di Indonesia dan Mother’s Day.

Mother’s Day  tahun 2022 ini dirayakan tepat pada Minggu, 8 Mei 2022. Hal ini mengikuti waktu dari Amerika Serikat. Diketahui, Mother’s Day diperingati pada minggu kedua bulan Mei setiap tahunnya. Terlepas dari itu, banyak orang di Indonesia yang masih salah mengira kalau peringatan tentang perjuangan ibu ini dirayakan pada 22 Desember.

Seperti yang dikutip dari History, Mother’s Day adalah perayaan yang ditujukan untuk menghormati ibu di seluruh dunia. Sebenarnya, perayaan ini sudah ada sejak zaman Romawi Kuno yang dikenal dengan Mothering Sunday untuk memberikan penghormatan pada Dewi Rhea dan Cybele. Tapi Mother’s Day mulai dikenal di Amerika Serikat pada abad ke-19 melalui seorang warga bernama Reeves Jarvis.

Perempuan asal West Virginia itu mulai membentuk Klub Kerja Hari Ibu dimana para wanita akan belajar untuk merawat anak-anak mereka dengan benar. Klub ini terbentuk sebelum terjadinya Perang Saudara yang akhirnya membuat pemersatu antar wilayah negara terpecah. Di tahun 1868, Jarvis mulai menyelenggarakan Hari Persahabatan Ibu untuk memperomosikan rekonsiliasi.

Setelahnya, seorang prekusor bernama Julia Ward Howe menuliskan Proklamasi Hari Ibu dengan memuat isi berupa ajakan untuk para ibu bersatu dalam mempromosikan perdamaian dunia. Akan tetapi, Mother’s Day mulai menjadi sebuah perayaan internasional dan hari libur nasional setelah upaya yang dilakukan Anna Jarvis pada 1900-an.

Anna Jarvis merupakan anak dari Reeves Jarvis. Usai sang ibu meninggal pada 1905, Anna mencoba menghormati pengorbanan ibu pada anak-anaknya dengan memunculkan Mother’s Day ini. Gerakan tersebut mendapat dukungan dari pemilik department store Philadelphia bernama John Wanamaker di tahun 1908, sampai akhirnya resmi dirayakan pertama kali di gereja Methodits di Grafton, West Virginia.

Di tahun 1912, banyak negara dan gereja mulai merayakan Hari Ibu dan menjadikan Mother’s Day sebagai hari libur tahunan. Namun hal ini berbeda dengan Hari Ibu yang dirayakan di Indonesia setiap tanggal 22 Desember. Perayaan Hari Ibu ini dimulai dari Kongres Perempoean Indonesia pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Foto: Hari Ibu (Search Engine Land)

Kongres perempuan yang awalnya bernama Perikatan Perkoempeolan Perempoean Indonesia (PPPI) itu berisi upaya untuk mempersatukan organisasi perempuan di Indonesia yang kala itu bergerak secara independen. Singkat cerita, dalam Kongres Perempoean Indonesia II pada 1935 yang berlangsung di Jakarta diputuskan bahwa kewajiban utama perempuan Indonesia menjadi Ibu Bangsa.

Dimana, harus berusaha menumbuhkan generasi baru yang lebih dasar akan kebangsaannya. Akhirnya, Kongres Perempoean Indonesia III pada 1983 di Bandung memutuskan kalau Hari Ibu diresmikan pada 22 Desember. Tapi berbeda dari Mother’s Day, Hari Ibu tidak menjadi hari libur nasional. Seiring dengan itu, perayaan Hari Ibu ataupun Mother’s Day terus berkembang.

Tidak hanya ditujukan bagi ibu saja, tapi juga untuk nenek ataupun tante yang memiliki peran sebagai ibu. Adapun biasanya, Hari Ibu  ataupun Mother’s Day dirayakan dengan bertukar hadiah ataupun kartu sebagai bentuk rasa terima kasih untuk para ibu yang sudah melahirkan, merawat sampai membesarkan anak-anaknya.

Foto: Hari Ibu (Detikcom)