Viral Kisah Pria Jadi Petani di Jepang, Gajinya 1,3 Juta Per 8 Jam dan Tidak Merasa Capek Kerja

Viral Kisah Pria Jadi Petani di Jepang, Gajinya 1,3 Juta Per 8 Jam dan Tidak Merasa Capek Kerja

Sekelompok mahasiswa Indonesia yang sedang tinggal di Jepang menjadi viral di media sosial setelah membagikan kisah hidupnya sebagai petani.

Mereka viral karena bisa mendapatkan gaji besar sebagai petani, yakni 10.000 Yen atau sekitar Rp 1,3 juta per 8 jam kerja.

Hal tersebut diketahui melalui sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok  @heyedle pada Sabtu, 29 Januari 2022.

"Nyoba jadi petani di Jepang 10.000 Yen per hari (1,3 juta)," tulis akun TikTok @heyedle yang dikutip SeputarTangsel.Com pada Rabu, 2 Februari 2022.

Sekelompok mahasiswa asal Indonesia itu pun menjadi petani di Jepang dan hanya mengandalkan mesin sehingga mereka sama sekali tidak merasakan lelah.

"Ngapain aja? Masukin tanah, bibit di naungan plastik. Pake mesin jadi gak cape sama sekali," ujarnya.

Viral para petani di Jepang yang dibayar gaji tinggi dan tidak capek sama sekali (tiktok.com)

Selain itu, mereka juga dibantu langsung oleh para petani lain saat bertugas. Kumpulan mahasiswa Indonesia itu pun mengaku jika petani di sana sangat membantu pekerjaan mereka selama di sana.

Bahkan, mereka selalu merasa mendapatkan gaji buta selama menjalani pekerjaannya karena merasa tak terbebani.

"Petaninya baik semua dan ngebantuin banget. Dibantu banget, berasa dapet gaji buta," tuturnya.

Bahkan karena pekerjaan mereka sebagai petani, mereka berhasil diliput oleh media cetak setempat.

"Eh masuk koran Jepang, 'Perwakilan Mahasiswa Indonesia nyoba mesin terbaru'," pungkasnya.

Sampai artikel ini ditulis, video unggahan akun TikTok @heyedle itu sudah ditonton lebih dari 2,1 juta penayangan.

Viral para petani di Jepang yang dibayar gaji tinggi dan tidak capek sama sekali (tiktok.com)