Fakta Tentang Reog Ponorogo, Kesenian Asli Indonesia yang Mendunia

Fakta Tentang Reog Ponorogo, Kesenian Asli Indonesia yang Mendunia

Reog merupakan kesenian asli Indonesia, atau lebih spesifiknya, merupakan kesenian asli Ponorogo. Reog merupakan sebuah topeng dengan ukuran sangat besar dan cara memakainya adalah dengan menggigit pegangan yang ada di balik topeng raksasa ini.

Selain dikenal sebagai kesenian yang masih cukup kental dengan hal-hal yang berbau mistik serta ilmu kebatinan, reog ternyata menjadi pertunjukan yang terkenal di Indonesia, Biasanya reog Ponorogo ditampilkan dalam acara penyambutan ataupun dalam sebuah arak-arakan dan karnaval.

Yuk kita kenal lebih dalam mengenai budaya asal kota ponorogo ini, biar kita ada kontribusi dalam melestarikan budaya asli Indonesia!

1. Asal usul Reog

Reog pada asal mulanya merupakan pesan kritis serta sindiran pada raja Kerthabumi. Ki Ageng Kutu, abdi kerajaan di masa Bhre Kertabhumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad 15. Ki Ageng Kutu marah karena adanya pengaruh kuat dari pihak istri Raja Majapahit yang berasal dari Tiongkok, dan ia juga marah terhadap rajanya yang berada dalam pemerintahan yang korup. Melihat segala hal ini, ia berasumsi Kerajaan Majapahit akan berakhir.

Ki Ageng Kutu kemudian meninggalkan sang raja yang kemudian mendirikan sebuah perguruan yang mengajarkan ilmu bela diri kepada anak-anak muda, ilmu kekebalan serta kesempurnaan dengan harapan anak-anak muda ini menjadi bibit dari kebangkitan Majapahit. Sadar tidak memiliki kekuatan melawan kerajaan

2. Pementasan

https://cdn.idntimes.com/content-images/

Berbeda dengan tujuan aslinya yakni sebagai pesan kritis serta sindiran, kini reog biasa dipentaskan ketika ada hari-hari besar Nasional atau pernikahan, serta khitanan.

Kesenian ini biasa terdiri dari dua atau tiga tarian pembuka, yang mana tarian pembuka pertama biasanya dibawakan oleh 6-8 pria yang menggunakan pakaian serba hitam serta muka berwarna merah.

3. Go International

https://cdn.idntimes.com/content-images/

Tidak lagi hanya di daerah Ponorogo dan Indonesia Kesenian Reog Ponorogo memang sudah sampai ke mancanegara. Banyak negara yang sudah mengenal dan mengakui kesenian ini. Warga dunia dibuat kagum dengan pertunjukkan Reog Ponorogo seperti di Los Angeles (AS), London (Inggris), Spanyol, Rusia, Venezuela, Suriname, Korea, Filipina dan masih banyak lagi.

4. Badan reot sangat-sangatlah berat

https://cdn.idntimes.com/content-images/

Di balik keindahan Reog Ponorogo ketika pertunjukkan terdapat orang yang harus membawa kostum reog yang sangat besar. Diperkirakan satu reog beratnya sampai 50 kg dan pemainnya hanya menggunakan gigi untuk mengangkatnya.

Terkadang akan ada penari jatil atau orang lain menaiki kepala reog, sehingga beratnya sampai 100 kg lebih, itu pasti penari reognya rajin sikat gigi yaa biar giginya kuat.

https://cdn.idntimes.com/content-images/