BNN Ungkap Sindikat Pengedar Ektasi Mirip Wajah Donald Trump

Ada-ada aja Obat terlarang di cetak mirip sama wajahnya Presiden Donald Trump.

BNN adalah lembaga kusus pemerintah yang dispesialisasikan untuk mengurusi masalah NAPSA Narkoba sabu-sabu dan psikotropika. 

Barang haram ini selalu saja menjadi momok bagi bangsa kita, apalagi di beberapa negara penggunaan obat haram ini sudah menjadi trend.

Padahal ya, efeknya itu amat mebahayakan sekali lo bagi kita, kalau sudah kecanduan sangat sulit untuk menyembuhkan.

Baru-baru ini badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap ada tiga kasus peredaran narkoba di Indonesia. Salah satunya yakni pengungkapan pil ekstasi lucu yang bentuknya menyerupai wajah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pil itu diketahui bentuknya saat Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menunjukkan salah satu ekstasi yang disita BNN kepada media. 

Meski begitu, Kepala BNN Heru Winarko mengatakan tidak ada yang spesial dari pil ekstasi berwarna oranye tersebut.

Menurut beliau, jenis pil ekstasi yang disita bukan lah jenis ekstasi terbaru dan memiliki tingkat bahaya yang sama dengan pil ekstasi yang sebelumnya diungkap. 

Ya walau begitu tapi lucu banget gak sih, pilnya dicetak menyerupai kepala Presiden Amerika Donald Trump, kalau ketahuan yang bikin pasti bakalan di hukum deh ama amerika wwkwk.

“Jenis sabu dan ekstasi yang lama, belum ada jenis yang baru,” kata Heru saat jumpa pers di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (28/9). 

Lebih lanjut nya, di dalam jumpa pers saat itu, BNN memaparkan ada tiga kasus yang berhasil diungkap oleh BNN. 

Narkotika yang ditunjukan (kumparan.com)

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menjelaskan dari ketiga kasus tersebut pihak BNN menyita barang bukti 42,6 kg sabu-sabu, 98,7 kg ganja, 2.985 butir ekstasi, dan uang tunai Rp 650 juta dari hasil barang bukti ketiga kasus tersebut. 

“Kasus Yang pertama adalah kasus yang terkait dengan pengiriman ganja melalui jasa pengiriman pos Indonesia, kemudian yang kedua adalah kasus penangkapan ekstasi dan sabu-sabu di Medan. Kemudian yang ketiga adalah kasus penangkapan kurang lebih 35 kg sabu-sabu dan juga penyitaan uang cash kurang lebih Rp 650 juta rupiah,” jelas Arman yang dilansir dari indozone.id.

Pil yang ditunjukan oleh anggota BNN (kumparan.com)

Namun walau begitu kita mesti waspada nih gengs, indonesia kini sudah sejak dulu menjadi ladang hijau perdagangan NARKOBa dan obat-obat haram lainya.

Dukung terus BNN agar masalah obat perusak moral bangsa ini segera bisa dijauhkan dari generasi muda di negara kita.

Ya semoga saja BNN selalu bisa mengungkap kasus terkait barang haram itu ya. Kita sebagai anak muda turut bangga sama BNN, Say no to drugs. 

"Indonesia berkata tidak untuk narkoba."

Pil tersebut memang mirip dan dibelakangya berlabelkan Trump (khonjkhobor.in)