Warga Twitter belum lama ini ramai membincangkan tentang gangguan makhluk halus yang berada di kawasan perumahan Tangerang.
Kisah nyata ini dibagikan oleh seorang pemilik akun Twitter @mwv_mystic, dimana dirinya menceritakan kejadian mengerikan ketika menjaga keponakannya di rumah sang kakak.
Ia menyebut dirinya dengan nama Nina berusia 26 tahun yang berasal dari Bali. Nina bercerita ketika dirinya sempat pindah dan tinggal di rumah kakaknya di Tangerang saat berusia 17 tahun.
"Suatu hari kakak saya menelepon dan bilang kalau dia butuh bantuan saya dan mama saya untuk merawat anaknya karena kakak saya harus kuliah dari pagi sampai malam dan suaminya baru akan pulang kerja jam 8 malam," tulis Nina.
Seiring berjalannya waktu, ibunda Nina jadi sering menghabiskan waktu di rumah saudaranya yang berada di kawasan lain. Akhirnya, Nina harus tinggal di rumah sendirian demi menjaga keponakannya, Caca.
Seperti anak-anak pada umumnya, Caca senang bermain. Suatu hari, Nina melihat Caca sedang berbicara dengan orang lain. Lalu, ia menanyakan dengan siapa Caca berbicara. Tapi keponakannya itu mengatakan ia sedang berbicara dengan seorang om-om.
Warga Twitter dihebohkan dengan kisah seorang warganet yang menceritakan tentang teror kuntilanak di salah satu komplek di Tangerang (via twitter.com)
"Karena jawaban Caca konsisten, saya yakin dia betul2 liat si sosok 'om' itu disana.. walaupun tidak ada siapapun diarah Caca melambaikan tangan.. Adzan maghrib berkumandang. Akhirnya, saya langsung masuk ke dalam rumah dan sholat magrib," urainya.
Semenjak itu, Nina jadi sering mengalami hal-hal janggal di rumah kakaknya. Mulai dari alat makan yang bergeser sendiri, suara dentingan dan banyak lagi.
Ia juga sempat melihat sosok anak kecil yang memanggil-manggil keponakannya dari balik jendela. Namun karena sudah sangat mengantuk, saat itu Nina merasa itu hanyalah mimpi belaka.
Warga Twitter dihebohkan dengan kisah seorang warganet yang menceritakan tentang teror kuntilanak di salah satu komplek di Tangerang (via twitter.com)
Di hari lain, Nina sempat mengalami hal yang cukup mengerikan ketika ia sedang memberi Caca makan selesai maghrib. Ia melihat pohon depan rumahnya bergoyang kencang. Padahal saat itu sama sekali tidak ada angin.
“Namun saat saya perhatikan lg sekitar, pohon pohon lain ga goyang.. Saya pelototin lg pohon tersebut dari atas hingga bawah.. Lalu saya melihat dari bawah pohon mulai terbentuk siluet. Saya makin penasaran, mata saya semakin fokus ke arah tsb ditengah gelapnya malam,” urai Nina.
Bayangan pada pohon yang dilihatnya itu lama-kelamaan membentuk siluet manusia menyerupai wanita berbaju putih dengan rambut panjang.
“Wajahnya ga keliatan karena ketutupan oleh rambutnya, Seketika badan saya kaku, mata saya terpaku ke perempuan tersebut tanpa bisa bergerak sambil gendong ponakan saya. Pada suatu kesempatan, saya dapat melirik dan saya langsung menoleh ke arah ponakan saya. Ponakan saya melihat juga ke arah pohon dengan mata yang mulai berair...,” paparnya.
Caca pun mulai menangis kencang. Rasanya, Nina ingin segera lari ke rumah tetangganya namun saat itu kakinya terasa kaku dan tak bisa bergerak.
Ternyata, kejadian mengerikan itu terus berlanjut. Kali ini, semua anggota keluarga Nina mengalami hal serupa. Mereka diperlihatkan oleh sosok wanita berbaju putih di balik pohon.
Gangguan pun semakin kuat, kakak iparnya bahkan sempat mendengar suara rintihan, melihat sepeda bergerak sendiri dan alat makan yang jatuh seketika.
Semua kejadian itu akhirnya terjawab melalui obrolan dari para tetangga pada satu akhir pekan. Ternyata, tetangga mereka juga sudah tahu soal insiden horor di perumahan mereka itu.
Saat ditelusuri, komplek dimana kakak Nina tinggal itu sebelumnya menjadi perumahan terseram dengan cerita kuntilanak yang berkeliaran, munculnya suara-suara dan beberapa penampakan yang menyeramkan.
Tetangga mereka juga sering mendengar suara cekikikan dan penampakan wanita asing yang suka duduk di depan rumah.
“Dulu kata orang2 sekitar, perumahan tsb berdiri diatas bekas hutan bambu. Entah itu ada hubungannya atau tidak atas teror kuntilanak di perumahan ini,” pungkasnya.
Warga Twitter dihebohkan dengan kisah seorang warganet yang menceritakan tentang teror kuntilanak di salah satu komplek di Tangerang (via twitter.com)