Wajib Tahu! Begini Kode dari Sopir Kalau Ada Copet di Dalam Bus

Wajib Tahu! Begini Kode dari Sopir Kalau Ada Copet di Dalam Bus

Transportasi umum sebenarnya bisa jadi alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan dan lebih hemat. Sayangnya, di Indonesia sendiri, banyak orang masih banyak yang mengandalkan transportasi pribadi untuk mobilitas.

Wajar aja sih, soalnya transportasi umum di negara ini masih belum dirasa cukup aman dan nyaman.

Contohnya saja dengan masih banyaknya copet di angkutan umum seperti bus kota. Gara-gara sering ada kasus kehilangan dompet, HP, dan barang berharga lain di bus, masyarakat jadi malas pakai transportasi ini.

Tapi tahu gak sih geng, kamu kini tak perlu lagi khawatir kecopetan karena ternyata sopir bus biasanya sudah kasih kode ke penumpang, semisal ada copet di dalam bus.

Gimana kodenya?


# Kode Sopir Bus Jika ada Copet di Bus

Sebagai seseorang yang sudah lama berkecimpung di dunia transportasi antar-kota-antar-provinsi (AKAP), sopir bus tentu sudah tahu berbagai bentuk dan gerak gerik penumpang, termasuk copet.

Nah, untuk menyelamatkan penumpang mereka dari para copet, biasanya mereka akan mengirimkan kode-kode khusus sebagai tanda bahwa di dalam bus tersebut ada copet.

Kenapa gak langsung ngasih tahu secara gamblang? Itu untuk menghindari konflik dan ribut-ribut aja di dalam bus. Apalagi, dugaan mereka kan belum tentu benar.

Padatnya pintu masuk bus trans Jakarta (viva.co.id)

Para sopir bus bisa mengenali adanya copet dari spion besar yang ada di bagian dalam bus, tepatnya di bagian atas. Melalui spion, mereka mempelajari gelagat orang-orang yang naik bus setiap saat. Jadi, kalau ada yang terlihat mencurigakan, pasti bakal langsung ketahuan deh.

Nah, kalau mereka merasa ada copet, mereka akan memberikan kode dengan menyetel musik dengan cukup keras. Kalau hal ini masih dirasa nggak cukup, lampu utama kabin bakal langsung dinyalakan meski saat itu sedang siang hari dan sangat sangat terang. Nah, bisa jadi, mereka juga bakal mengendarai bus dengan cara goyang kanan dan kiri alias zig-zag.

Kalau menurut keterangan Ketua Umum BisMania Community Zaenal Arifin, pencopetan nggak hanya terjadi di bus-bus ekonomi atau non-AC. Kini, banyak juga kasus pencopetan di bus-bus eksekutif. Bahkan, ada copet yang membeli tiket layaknya penumpang biasa. Biasanya sih, mereka bakal turun di tempat yang jauh dari tujuan asli dari bus AKAP tersebut usai aksinya berhasil.

Bus AKAP- antar kota antar provinsi(otomotif.kompas.com)

Nah, khusus untuk aksi berkendara secara zig-zag, ternyata ini adalah cara sopir bus untuk mengganggu aksi para pencopet atau agar membuat penumpang terbangun dari tidurnya. Maklum, kalau penumpang tidur dengan nyenyak, bakal lebih mudah jadi korban pencopetan.

Sopir bus terkadang juga akan menahan semua penumpang untuk tak turun dulu. Satu per satu penumpang biasanya akan ditanyai satu per satu sebelum turun dari bus.

Gitu geng, jadi mulai sekarang perhatikan kode-kode dari sopir tadi ya supaya gak apes.

Pemeriksaan penumpang bus oleh polisi (hype.grid.id)