Ternyata Jasa Paus untuk Menyelamatkan Bumi dari Perubahan Iklim Sangat Besar, Apa Saja?

Ternyata Jasa Paus untuk Menyelamatkan Bumi dari Perubahan Iklim Sangat Besar, Apa Saja?

Seperti yang kita tahu, di darat, manusia menghasilkan banyak sekali karbon dioksida dari aktivitas berkendara, pembakaran batu bara, penebangan dan kebakaran hutan, dan sebagainya.

Di laut terbuka sendiri, siklus karbon dianggap bebas dari campur tangan manusia. Eit, emang bener? Bagaimana dengan perburuan paus?

Iya juga sih. Jadi ternyata aktivitas manusia yang serakah sudah merambah sampai di kehidupan laut terbuka sehingga menambah jumlah karbon dioksida yang dilepaskan ke atmosfer.

Memang apa pengaruhnya perburuan paus dengan perubahan iklim?

# Jasa Paus Menyelamatkan Bumi dari Perubahan Iklim


Paus adalah hewan terbesar di dunia yang menyerap banyak karbon di lautan. Ketika jasad paus tenggelam ke dasar laut, semua karbon yang tersimpan di dalam tubuhnya yang begitu besar itu akan ikut tersimpan selama berabad-abad di dasar laut? 

Dalam sebuah studi tahun 2010, ditemukan bahwa sebelum ada industri perburuan paus (tidak termasuk paus sperma, akan ada 190.000-1,9 juta karbon per tahun yang tenggelam ke dasar laut. Atau sama saja dengan menghilangkan 40.000-140.000 mobil di jalan setiap tahun.

Tak hanya berjasa setelah mati dan tenggelam di dasar laut. Kotoran yang dihasilkan paus juga sangat berguna lho ges!

Sebab kotoran mamalia ini cocok untuk pertumbuhan fitoplankton. Meski berukuran mikroskopis, fitoplankton punya pengaruh besar terhadap atmosfer planet. 

Makhluk ini bisa menangkap sekitar 40% dari semua CO2 (dengan fotosintesis) atau empat kali lipat jumlah yang ditangkap oleh hutan amazon.

Jenis paus bungkuk (idntimes.com)

# Dampak Menurunnya Populasi Paus

Ilmuwan kelautan di University of Maine sekaligus peneliti kepunahan paus, Andrew Pershing,  memperkirakan bahwa selama abad ke-20, perburuan paus menyebabkan sekitar 70 juta ton karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer.

Jumlah itu setara dengan karbon dioksida yang dihasilkan 15 juta mobil dalam satu tahun. 

Selain itu, rantai makanan pun jadi hancur jika paus punah. Itu artinya beberapa ekosistem dan populasi hewan dan tumbuhan laut akan turun, perubahan iklim pun akan semakin parah.

Perburuan paus di Jepang (bbc.com)

Contohnya, saat populasi paus menurun, paus pembunuh akan beralih ke mamalia laut yang lebih kecil untuk sumber makanan, seperti berang-berang laut.

Jika populasi berang-berang menurun, akan ada efek pada penyebaran bulu babi yang menggerogoti hutan rumput laut di Atlantik utara. Dampaknya kembali lagi ke penyerapan karbon.

Jadi, menyelamatkan populasi paus tidak hanya untuk menyelematkan bumi dari perubahaan iklim, tetapi juga seluruh ekosistem. 

Penampakan paus pembunuh (lokadata.id)