Fakta-Fakta Menarik Aung San Suu Kyi: Suami Bule, Dianggap Penerus Gandhi, Tahanan Rumah 21 Tahun

Kehidupan Aung San Suu Kyi penuh dengan lika-liku politik hingga sekarang gengs.

Aung San Suu Kyi bersama sejumlah pimpinan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) ditangkap karena kecurangan dalam pemilu. Militer Myanmar pengen mengambil alih kekuasaan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.

Berikut ini fakta-fakta soal pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang ditahan pihak militer. Wanita seperti apakah dia?

1. Pada pemilu 2015, NLD menang telak dengan perolehan 86% kursi di Majelis Persatuan. Tapi gengs, dalam konstitusi Myanmar, San Suu Kyi tak boleh menjabat sebagai presiden. Soalnya keluarganya adalah warga negara asing. San Su Kyi kemudian menikah dengan pria asal Inggris Michael Aris pada tahun 1972, dan dikarunia dua anak. Akhirnya dia jadi Penasihat Negara setara dengan perdana menteri.

2. San Suu Kyi bebas dari tahanan rumah pada 13 November 2010. lalu kembali terjun ke dunia politik. Partainya, NLD, berhasil memenangkan pemilihan umum 2015. Dia masih mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

3. Selama masa penahanan rumah San Su Kyi cerita kalau aktifitas rutin yang biasa ia lakukan adalah mendengarkan musik, bermeditasi, membersihkan rumah, membaca dan mendengarkan radio. Sekaligus menenangkan diri ya gengs.

Fakta menarik Aung San Suu Kyi (nbc.com)

4. San Suu Kyi putri adalah bungsu Aung San, Bapak Bangsa Myanmar modern. Wanita kelahiran 19 Juni 1945 ini dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 1991. Dia sangat serius memperjuangkan kebebasan dan kesejahteraan rakyat Myanmar. Makanya banyak yang suka gengs.

5. San Suu Kyi menjadi salah satu tahanan politik paling populer di dunia karena kiprahnya untuk rakyat Myanmar. Pada 1999, Majalah Time menjulukinya the "Children of Gandhi" atau "Anak Gandhi". Ia dianggap sebagai pewaris spiritual non-kekerasan tokoh asal India itu.

6. San Suu Kyi menjalani tahanan rumah selama 21 tahun, tahun 1989-2010. Di rumah doank gengs selama 21 tahun, udah lock down bahkan sebelum corona ini.

7. San Su Kyi belajar di Universitas Delhi pada tahun 1964 dan Universitas Oxford pada tahun 1968. Setelah lulus bekerja di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama tiga tahun.

Pernah dapat nobel (dawn.com)

8. Pada pemilu 1990, partai yang dipimpin San Suu Kyi, NLD, memenangkan 81% kursi di Parlemen. Pada saat itu pihak militer juga gak mau menyerahkan kekuasaan.

9. Pada pemilu 2010, partai San Suu Kyi, NLD, melakukan boikot. Pada pemilihan sela 2012, San Suu Kyi terpilih sebagai anggota parlemen Pyithu Hluttaw. Pokoknya kalau rakyat pasti masih banyak yang mendukung dia gengs. Partainya memenangkan 43 dari 45 kursi kosong.

Selalu popular di masyarakat (wamc.org)