Tudingan Trump Kepada Bezos: Apa Trump Masih Kurang Tajir?

Sebagai presiden, tampaknya Trump masih tak ingin punya pesaing yang lebih ulung darinya.

CEO Amazon, Jeff Bezos, kabarnya sedang diincar oleh Presiden Donald Trump. Trump kesal lantaran Amazon dianggap mengganggu bisnis luring (offline). Trump khawatir, ketika pasar dikuasai Amazon, bisnis-bisnis ini akan tutup.

Terkahir diketahui bahwa Trump kesal terhadap pemberitaan The Washington Post. Sedangkan media ini dimiliki Bezos sejak tahun 2013. Trump naik pitam karena media itu dianggap kerap menyebarkan berita palsu dan menyerang sang presiden secara politis.

Trump juga menuduh koran itu sebagai alat lobi Bezos. Namun pihak The Washington Post mementahkan tudingan tersebut. Motif Trump sendiri memang belum jelas, karena sebelumnya Trump juga pernah menyinggung Amazon dalam cuitannya dengan tuduhan merugikan layanan pos.

Sejauh ini, pihak Amazon sendiri belum memberikan tanggapan atas berbagai tudingan tersebut. Seteru antara sang presiden dengan orang terkaya di dunia ini kabarnya serius. Akibat ketidakjelasan motif ini, Trump seolah sekadar ingin mengincar Amazon maupun Bezos.

Di lain pihak, Bezos terus menggelembungkan pundi-pundinya setelah supermarket nir-kasir meluncur ke pasar Amerika Serikat, yakni Amazon Go. Kekayaannya terus berlipat-lipat, mengungguli Bill Gates dan Warren Buffett dengan total USD 113,5 iliar, atau setara dengan Rp 1.418 triliun.