Kisah Pilu Mbah Kotimah yang Sentuh Hati Presiden Jokowi

Kisah Pilu Mbah Kotimah yang Sentuh Hati Presiden Jokowi

Kisah Mbah Khotimah, seorang nenek berusia 70 tahun yang menjual jajanan pasar, menyentuh hati Presiden Jokowi Widodo.

Kisah sedihnya muncul dari pengalaman Mbah Khotimah yang kehilangan seluruh uang hasil jualan berhari-hari. Meskipun sedang ditimpa musibah, nenek penjual jajanan pasar di Semarang ini tetap sabar.

# Didatangi Asisten Ajudan Presiden Jokowi Widodo

Kesabarannya pun kemudian berbuah manis. Di suatu siang, Mbah Khotimah tersenyum haru ketika seorang lelaki mendatangi kediamannya. Mbah Khotimah saat itu sedang menyapu halaman.

"Wonten menapa nggih, Pak (Ada apa ya, Pak)?" tanya Mbah Khotimah pada lelaki yang ternyata asisten ajudan Presiden Jokowi, AKP Syarif Muhammad Fitriansyah.

Syarif kemudian menyampaikan amanah dari Presiden Republik Indonesia tersebut. Sebuah bantuan berisi uang tunai dan sembako dari orang nomor satu di Indonesia.

Mbah Khotimah Mendapat Bantuan dari Presiden Jokowi lewat asisten ajudannya (solo.tribunnews.com)

Sambil menyampaikan amanahnya, Syarif berkata, "Ini ada sedikit bantuan langsung dari Bapak Presiden Jokowi. Kebetulan kemarin Pak Jokowi mendengar kabar berita tentang ibu (Mbah Khotimah). Beliau langsung telepon ingin memberikan bantuan kepada Mbah Khotimah." 

Tak lupa Syarif juga menyampaikan salam dari Presiden untuk Mbah Khotimah.

Mbah Khotimah yang tak sedikit pun menyangka tentang bantuan itu tentu saja terharu. Nenek itu tak menyangka bahwa Presiden Jokowi mengetahui kisah pilunya.

Sambil berkaca-kaca Mbah Khotimah menyampaikan terima kasihnya, "Saya tak menyangka mendapat bantuan ini. Saya senang sekali dapat bantuan dari Pak Presiden. Terima kasih Pak Jokowi. Nanti mau digunakan untuk kebutuhan sehari-hari." 

# Kisah Sedih Mbah Khotimah

Mbah Khotimah terharu dapat bantuan uang tunai dan sembako dari Pak Presiden (regional.kompas.com)

Musibah yang dialami Mbah Khotimah terjadi pada Selasa 11 Agustus 2020. Saat itu seorang perempuan datang memborong jajanan Mbah Khotimah.

Mbak Khotimah pun gembira karena ada yang ingin memborong dagangannya dan memesan juga untuk esok harinya. 

Namun kemudian si perempuan mengaku tak bawa uang. Ia kemudian meminta Mbah Khotimah untuk ikut mengambil uang di rumah, dan meminta si mbah membonceng motornya.

Perempuan tersebut bahkan sempat menyuruh nenek itu untuk meletakkan dompet yang dibawanya di dashboard motor. 

Bukannya sampai di rumah perempuan, Mbah Khotimah malah diturunkan di depan gudang pabrik. Dengan alasan kunci rumah ketinggalan di rumah ibunya.

Perempuan tersebut kemudian pergi membawa dagangan Mbah Khotimah dan dompet simbah berisi Rp400.000. 

Ya ampun jahat banget. Masak tega nipu simbah-simbah ya geng? Untungnya simbah Khotimah malah dapat rezeki nomplok dari Pak Presiden. :))

Mbah Khotimah dan dagangan jajanan pasarnya (grid.id)