Dalam budaya kita, berkembang banyak mitos di masyarakat. Ada juga yang emang beneran dan ada yang cuma mitos aja. Tujuannya untuk menakuti atau mencegah orang melakukan keburukan.
Memang, banyak mitos dikembangkan untuk menjaga tradisi, melindungi alam dan sebenarnya adalah untuk melindungi diri. Menakuti anak-anak biar gak main dengan hantu, kan aslinya biar mereka di rumah aja.
Nah, salah satu mitos yang bakalan kita bahas ada suara tokek. Hewan ini udah jarang ditemukan di kota mungkin ya? Tapi masih banyak berkeliaran. Ada juga yang sampek dipelihara oleh mereka yang hobi koleksi.
Reptil dalam suku Gekkonidae ini tersebar di berbagai daerah Asia Selatan, Asia Tenggara, Jepang, Korea, sampai ke ujung Santa Cruz di Lautan Pasifik.
Apa sih mitos seputar suara tokek??
Menurut kebudayaan Jawa, suara tokek dihubungkan sama sesuatu yang gaib dan mistis. Kok bisa ya? Yah, namanya juga mitos gengs. Terus yang lebih unik pertandanya dibagi jadi ganjl genap. Kalau genap maka artinya baik.
Mitos suara tokek (flickr.com)
Suara tokek genap
1. Akan ada hal baik terjadi di tempat itu.
2. Bagi yang mendengarkan akan mendapat sesuatu yang baik .
Suara tokek ganjil
1. Ada makhluk halus di tempat itu. Ada kepercayaan kalau mendengar suara tokek di malam hari, segeralah membaca Ayat Kursi agar dijauhi dari gangguan iblis.
2. Ada pertanda buruk bagi yang mendengarkan
Nah, beda agi nih sama suara tokek di Bali gengs. Diartikan berdasarkan hitungan.
Berbunyi 1 kali, Sida Karya artinya sukses dalam pekerjaan.
Berbunyi 2 kali, Nemu Asih artinya saling mengasihi.
Berbunyi 3 kali, Suwung Kepanggih artinya menemui kesepian.
Berbunyi 4 kali, Menemuredut artinya saling mendapatkan kesusahan.
Berbunyi 5 kali, Sangging Suka artinya mendapatkan kebahagiaan.
Berbunyi 6 kali, Sengkala Gering artinya malapetaka.
Berbunyi 7 kali, Nemu Ayu artinya mendapatkan kebaikan.
Berbunyi 8 kali, Ala Gering artinya mendapatkan keburukan.
Berbunyi 9 kali, Sengsara Bara artinya sengsara yang tidak berkesudahan.
Mitos suara tokek pertanda baik dan buruk (flickr.com)
Berbunyi 10 kali, Wiryaguna artinya menjadi sangat berguna.
Berbunyi 11 kali, Kirang Sekaya artinya kekurangan harta.
Berbunyi 12 kali, Meweh Kepanggih artinya bertemu kesusahan.
Berbunyi 13 kali, Laba Bhukti artinya mendapatkan keuntungan.
Berbunyi 14 kali, Setata Uyut artinya selalu ribut.
Berbunyi 15 kali, Ala Dahat artinya buruk sekali.
Selain mitos di atas tokek juga katanya bisa menyembuhkan beragam penyakit. Air liur dan empedu tokek bisa digunakan sebagai obat. Bahkan tokek juga dianggap sebagai penolak bala. Suara tokek dan keberadaannya dapat menangkis semua ‘kiriman’ jahat untuk masuk ke dalam rumah.
Suara tokek dan makhluk halus (insider.com)