Kisah Pilu Mbah Saminem yang Hidup Sendiri Ditinggal Anak Dan Sekali Pijat Hanya Diberi Upah Rp1000

Boleh dibilang emang tragis banget sih nasib seorang mbah Saminem, udah di tinggal anaknya dan....

Bagi sebagian orang tentunya saat tua inginnya ya hidup dengan bahagia di tengah-tengah anak, menantu dan tawa canda cucu.

Namun semua itu tidak untuk Mbah Saminem yang harus mengalami penderitaan kesepian dan kesusahan. Pasalnya ia perempuan lanjut usia yang harus hidup sebatang kara.

Mbah Saminem mendapat upah yang tak layak

Dilansir dari Merdeka.com, Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, Mbah Saminem yang tinggal di sebuah kampung di Ponorogo ini pun perlu berusaha sendiri. Mirisnya, terkadang Mbah Saminem hanya mendapatkan upah yang jauh dari harapan. Tega betul!

Parahnya...Mbah Saminem dulu sempat bekerja sebagai tukang pijat hingga ke desa tetangga. Meski telah bekerja keras, Mbah Saminem hanya diberi seribu rupiah. OMG!

Dilansir dari kanal YouTube Cak Budi Official yang berjudul ‘Nak, Pulanglah Ibu Kangen’, nampak Mbah Saminem mempersilakan dua orang tamu yang bertandang ke rumah sederhananya. Ia mengaku selama ini hidup sebatang kara.

"Namung kula. Yuga kula wonten Pare (Cuma saya. Anak saya ada di Pare)," ucapnya.

Mbah Saminem (Linetoday)

Rumahnya tak terurus

Nampaknya  tak ada satu pun barang mewah atau pun berharga yang dimiliki oleh Mbah Saminem. Bahkan, semua perabotan rumahnya tampak usang dan tak terurus gengs. Kasihan bukan?

Mirisnya Mbah Saminem yang sebatang kara itu juga hanya tidur dengan beralaskan tikar yang udah usang diatas tanah. Jauh sekali dari kasur yang empuk dan hangatnya keluarga. :(

Rumah Mbah Saminem (Meerdeka.com)

Menunggu Belas Kasihan Tetangga

Mengingat mbah Saminem yang minim penghasilan, boror-boro buat beli prabot, buat makan saja beliau hanya menunggu belas kasihan dari tetangga. 

Ia menyebut ada tetangga di seberang sungai yang kerap kali menolongnya saat dirinya yang tua renta tersebut membutuhkan pertolongan.

"Bocah ler kali niku (orang utara sungai itu)," ungkapnya.

Tak mengetahui berapa usianya

Mengingat kondisi Mbah Saminem yang sudah semakin memburuk, Saat ditanya mengenai usianya oleh pria yang akrab disapa Cak Budi, Mbah Saminem menyebut bahwa ia tak mengingat usianya saat ini.

"Yuswane pinten mbah (umurnya berapa mbah)?," tanyanya.

"Aku ra ngerti (aku tidak tahu)," jelasnya.

Rumah Mbah Saminem (Meerdeka.com)

Punya 3 Anak yang Takpernah Pulang

Rasanya menyedihkan setelah tahu bahwa ketiga anaknya tak pernah mengunjungi dirinya. Dari video tersebut, diketahui beberapa anak dari Mbah Saminem kini berada di Pare dan Tulungagung.

Sembari menangis ingin anak cucunya pulang, Mbah Saminem pun menceritakan hal tersebut kepada Cak Budi.

"Anak putuku ngendangi aku. Ora diendangi aku (Anak cucuku datangi aku. Tidak pernah dikunjungi aku)," ujarnya.

Dari kisah pilu Mbah Saminem ini semoga bisa jadi hikmah buat kita semua agar selalu bersyukur dalam hidup dan jangan lupa sayangilah orangtua kita ya gengs. Semoga Mbah Saminem diberi ketabahan dan mendapat kebahagiaan. Amiin~

Mbah Saminem (Meerdeka.com)