Pernikahan sedarah terjadi apabila masing-masing pasangan masih memiliki hubungan darah yang cukup dekat. Nah, pada zaman dulu, banyak kerajaan yang masih mempraktekan pernikahan sedarah.
Hal tersebut dilakukan demi mempertahankan kesucian keturunan darah biru mereka. Menikahi rakyat jelata dianggap menodai nama besar keluarga. Tapi, menikahi saudara sendiri juga mempunyai dampak buruk. Berikut beberapa anggota keluarga kerajaan yang dikenal punya kelainan akibat dari pernikahan sedarah orang tuanya.
1. Cleopatra
Cleopatra dikenal orang-orang sekarang sebagai ratu yang cantik dengan tubuh ramping dan memukau. Namun, penemuan menyebutkan kalo Cleopatra mungkin nggak seperti yang kita bayangkan.
Arkeolog percaya kalo ia menderita obesitas. Cleopatra mempunyai orang tua yang melakukan pernikahan sedarah. Obesitas makin parah akibat pernikahan sedarah itu. Wajah Cleopatra dipercaya cukup chubby dengan lemak menggantung di bawah rahangnya.
Cleopatra (wikipedia.org)
2. Raja George III
Raja George III berasal dari Inggris yang diyakini merupakan hasil dari pernikahan sedarah. Praktek ini umum terjadi di kerajaan Inggris zaman dulu. Raja George III menderita porfiria yang membuat urinnya berwarna ungu kebiruan.
George III (Okezone.com)
3. Charles II 'The Bewitched'
Charles II dari Spanyol dipercaya menderita kelainan karena pernikahan sedarah orang tuanya. Ia memiliki lidah yang besar dan rahang yang menonjol, serta bibir bawah terlalu tebal. Ini umum terjadi pada anak-anak hasil perkawinan sedarah.
Charles II (lamiscorner.blogspot.com)
4. Raja Tutankhamun
Tes DNA pada mayat mumi Raja Tutankhamun membuktikan kalo ia punya kelainan genetik dan bertubuh lemah. Pria yang hidup di tahun 1300-an ini diyakini adalah anak dari pernikahan sedarah. Dia menderita bibir sumbing, kaki bengkok, skoliosis, dan tengkorak memanjang.
Itulah beberapa anggota keluarga kerajaan yang merupakan hasil dari pernikahan sedarah. Ternyata, sejarah membuktikan kalo pernikahan semacam itu menghasilkan keturunan dengan kelainan.
Raja Tutankhamun (ancieng.eu)