Zombi Beneran Ada Di Haiti, Dipercaya Telah Meminum Ramuan Rahasia

Seorang pria yang udah mati selama 18 tahun tiba-tiba pulang.

Delapan tahun lalu, seorang pria berjalan ke l'Estere, sebuah desa di Haiti tengah. Mendekati seorang wanita petani bernama Angelina Narcisse, dan mengaku kalau dia adalah saudaranya Clairvius.

Jika dia tidak memperkenalkan dirinya menggunakan nama panggilan masa kecil dan menyebutkan fakta-fakta yang hanya diketahui oleh anggota keluarga yang dekat, Angelina gak akan percaya.

Karena, delapan belas tahun silam, Angelina berdiri di kuburan kecil di utara desanya dan menyaksikan saudara lelakinya Clairvius dimakamkan.

Laki-laki yang dikubur delapan belas tahun silam hidup lagi??

Pria itu memberi tahu Angelina bahwa dia ingat malam itu dengan baik. Dia tahu kapan dia diturunkan ke kuburannya, karena dia sepenuhnya sadar, meskipun dia tidak bisa berbicara atau bergerak. 

Saat tanah terlempar di atas peti matinya, dia merasa seolah-olah dia melayang di atas kuburan. Bekas luka di pipi kanannya, katanya, disebabkan oleh paku yang didorong melalui peti mati.

Pada malam dia dimakamkan, dia memberi tahu Angelina, seorang imam voodoo mengangkatnya dari kubur. Dia dipukuli dengan cambuk sisal dan dibawa ke perkebunan gula di Haiti utara.

Bersama dengan zombie lainnya, ia dipaksa bekerja sebagai budak. Hanya dengan kematian tuan zombie mereka bisa melarikan diri dan Narcisse akhirnya kembali ke rumah.

Zombidari Haiti (haitianinternet.com)

Kita tahu kalau zombie adalah orang mati yang hidup lagi. Dibangkitkan dari kuburan mereka oleh dukun voodoo jahat, biasanya untuk beberapa tujuan jahat. Sebagian besar warga Haiti percaya pada zombie.

Sekitar saat ia muncul kembali, pada tahun 1980, dua wanita muncul di desa-desa lain mengatakan mereka adalah zombie. Pada tahun yang sama, di Haiti utara, para petani setempat mengklaim telah menemukan sekelompok zombie berkeliaran tanpa tujuan di ladang.

Ngeri banget gengs...

Tetapi kasus Narcisse berbeda dalam satu hal penting. Kematiannya telah dicatat oleh para dokter di Rumah Sakit Schweitzer di Deschapelles. Pada tanggal 30 April 1962, catatan rumah sakit menunjukkan, Narcisse berjalan ke ruang gawat darurat rumah sakit sambil memuntahkan darah.

Kepercayaan masyarakat setempat (cushareejournal.wordpress.com)

Dia demam dan penuh rasa sakit. Dokternya tidak dapat mendiagnosis penyakitnya, dan gejalanya semakin memburuk. Tiga hari setelah dia masuk rumah sakit, dia meninggal. Para dokter yang hadir, seorang Amerika di antara mereka, menandatangani sertifikat kematiannya. 

Tubuhnya ditempatkan di gudang pendingin selama dua puluh jam dan kemudian dia dimakamkan. Dia mengatakan dia ingat mendengar dokternya menyatakan dia meninggal sementara saudara perempuannya menangis di samping tempat tidurnya.

Di Centre de Psychiatric et Neurologie di Port au-Prince, Dr. Lamarque Douyon, seorang psikiater kelahiran Kanada yang lahir di Haiti, telah secara sistematis menyelidiki semua laporan zombie sejak tahun 1961.

Meskipun yakin bahwa zombie itu nyata, ia gak bisa menemukan penjelasan ilmiah untuk fenomena tersebut. Dia tidak percaya zombie adalah orang yang dibangkitkan dari kematian, tapi hanya korban yang dibuat agar terlihat mati. Mungkin dengan obat yang secara dramatis memperlambat metabolisme. Korban dimakamkan, digali dalam beberapa jam, dan entah bagaimana bangkit kembali.

Kasus Narcisse memberi Douyon bukti yang cukup kuat untuk menjamin permintaan bantuan dari rekan di New York. Douyon ingin menemukan seorang etnobotani, ahli obat-obatan tradisional, yang dapat melacak ramuan zombie yang dia yakin ada.

Beberapa orang yang mencari obat zombie gagal. Nathan Kline, yang membantu membiayai ekspedisi Davis, telah gagal mencari, seperti halnya Lamarque Douyon, psikiater Haiti.

Zora Neale Hurston, seorang wanita kulit hitam Amerika, mungkin datang paling dekat. Sebagai perintis antropologis, ia pergi ke Haiti pada tahun 30-an, mempelajari masyarakat vodoun, dan menulis buku tentang masalah ini. Ia tahu tentang perkumpulan rahasia dan diyakinkan bahwa zombie itu nyata, tetapi jika bubuk ada, dia juga gagal mendapatkannya.

Yap, zombi masih menjadi kepercayaan di Haiti. Kamu sendiri percaya gak gengs?

Zombi hidup kembali karena kekuatan jahat (vox.com)