Fakta Menarik Tentang Pulau Socotra Yang Dipercaya Sebagai Tempat Sembunyi Dajjal

Mengenal keanehan-keanehan yang ada di Pulau Socotra, masih hidup kayak ribuan tahun lalu dan konon Dajjal sembunyi di sana lho~

Di dunia ini ada beberapa pulau yang unik,  salah satunya adalah Socotra. Lokasinya ada di wilayah Republik Yaman, terletak 80 km sebelah timur dari Tanduk Afrika dan 380 km dari Jazirah Arab. 

Pulau ini sangat terisolir dan terkesan misterius. Apalagi Socotra kayak nggak terpengaruh sama zaman. Semua yang ada di sana masih sama kayak kondisinya ribuan tahun lalu. Nggak heran kalau kemudian disebut-sebut sebagai pulau alien, the lost word, sampai dipercaya jadi tempat sembunyinya Dajjal. 

Dajjal sendiri adalah mahluk yang diciptakan Tuhan untuk menguji manusia di akhir jaman. Ia akan mengaku-ngaku sebagai Tuhan yang turun ke bumi namun wujudnya manusia. 

Nggak asal percaya, hal tersebut memang merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang menyatakan kalau Dajjal dikurung di Laut Syam atau Laut Yaman. 

Teori ini makin diperkuat pada fakta bahwa Syam adalah negeri di masa lalu yang meliputi Palestina, Libanon, Suriah dan Yordania. 

Pulau Socotra (nationalgeographic.com)

Kalau lihat dari peta, Laut Syam ini kemungkinan adalah Laut Tengah yang berbatasan dengan Palestina dan Libanon, memanjang sampai ke Samudera Atlantik di antara Benua Eropa, Afrika dan Amerika. Sedangkan Laut Yaman kemungkinan adalah Samudera Hindia di Asia. 

Tapi walau bagaimana pun belum pernah ada yang menyatakan secara resmi kalau Dajjal memang sembunyi di Socotra. Hingga kini semuanya masih jadi rahasia Tuhan dan biar saja begitu~ 

Selain jadi tempat yang diduga jadi persembunyian Dajjal, pulau ini memang penuh keanehan. Misalnya di sana banyak tumbuhan unik dan langka. Ada pohon darah naga yang ikonik, tanaman raksasa dorstenia, pohon ara berbentuk bulat, myrrhs, pohon delima Socotra, dan tanaman endemik lain. 

Pulau Socotra (rockyroadtravel.com)

Nggak hanya tumbuhan, hewan-hewan endemik  juga banyak ditemukan di Socotra. Misalnya  Socotra Sunbird Nectarinia Balfouri, Socotra Starling Onychognathus Frater, Grosbeak Socotra Rhynchostruthus Socotranus, dan Socotra Sparrow Passer Insularis. 

Ada juga hewan seperti  burung, siput, dan laba-laba dari spesies langka. Kira-kira ada 90 jenis reptil dan 192 burung yang hiduo di pulau tersebut. Di lautnya, ada 730 jenis ikan, 253 jenis terumbu karang, dan ada udang, kepiting, serta lobster. 

Dengan kekayaan alam yang begitu besar, wajar kalau pulau ini udah diakui UNESCO. Pada tahun 2008, Socotra resmi jadi situs warisan alam dunia dan diberikan perlindungan ekstra. Jadi di pulau ini nggak boleh ada pembangunan fasilitas wisata kayak hotel, restoran, dan bangunan lain. 

Pulau Socotra (yemenpress.org)

Terkesan misterius dan penuh keanehan, pulau ini ternyata memiliki penduduk lho. Ada sekitar 40 ribu jiwa yang tinggal di Socotra. Namun, ya sama-sama aneh sih! Soalnya masyarakat di sana pun hidup kayak zaman dulu banget. Mereka sama sekali nggak tersentuh peradaban dan kehidupan yang lebih modern. 

Orang-orang di sana masih memegang teguh adat-istiadat kayak ribuan tahun lalu, dan masih berdagang dengan sistem barter. Super unik ya? Kebayang nggak sih gimana hidup di zaman sekarang tapi semuanya masih kayak ribuan tahun lalu? 

Pulau Socotra (diegobraghi.blogspot.com)