Wacana Menkes, Wisata Kesehatan Ala Mak Erot untuk Menarik Wisatawan Mancanegara

Wisata kesehatan ala Mak Erot. Buat para bule yang berminat memperbesar alat vital dengan resep tradisonal.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memngungkapkan ide yang fresh dan belum pernah ada sebelumnya. Beliau ingin mengembangkan wisata kesehatan. Maunya sih wisata kesehatan yang masih tradisonal.

lalu beliau menyebutkan nama Mak Erot dan praktek memperbesar alat vitalnya. Masuk ke dalam salah satu calon wisata kesehatan tradisional.

Katanya nih, inovasi ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Bentuk dukungan Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Siapa tahu kan ya ada bule-bule yang berminat dan tergugah hatinya untuk memperbesar alat vital menggunakan cara tradisional. Aman tanpa efek samping. Tanpa obat-obat kimia. Hanya rempah dan ramuan asli Indonesia.

Masih ingat kan ya sama Mak Erot yang legendaris ini?

Mak Erot dulu buka praktik di Kampung Cigadog, RT 05 RW 07 Desa Caringin, Kecamatan Cisolok. Tempat praktik Mak Erot berada di persimpangan yang dikenal dengan sebutan Simpang Mak Erot.

Kabar kehebatannya merebak ke seluruh penjuru Indonesia. Sampek ada yang KW dan ngaku-ngaku jadi Mak Erot atau murid beliau.

Mak Erot meninggal dunia pada tahun 2008 dalam usia 130 tahun. Kini ilmu memperbesar alat vital darinya diturunkan kepada cucu. Ada 6 cucu yang saat ini meneruskan praktik Mak Erot.

Jalan menuju ke rumah Mak Erot (YouTube tvOneNews)

Terkait dengan adanya wacana ini, dokter ahli bedah plastik sekaligus artis Tompi, turut biacara. Dikutip dari Tribunnews.com, berikut cerita Tompi.

"Saya berharap itu bercanda. Karena kalau itu serius, berarti Beliau enggak tahu Mak Erot ngapain," kata Tompi seraya tertawa saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

"Karena kita sebagai dokter bedah plastik sering mendapatkan korban Mak Erot. Meskipun saya enggak tahu itu Mak Erot yang dimaksud sama atau tidak," ujarnya.

Tompi menceritakan banyak korban Mak Erot datang padanya karena bermasalah pada organ vitalnya. Tompi mengatakan gak mungkin metodenya cuma diurut aja.

Foto mendiang Mak Erot (YouTube tvOneNews)

"Karena tidak mungkin diurut doang tiba-tiba penisnya gede. Ternyata ada sesuatu yang disuntikan secara tidak sadar mengurut, sambil dia nyuntik," kata Tompi.

"Kemudian bisa tumbuh jaringan baru dan bentuk penis enggak karuan. Dan sering orang datang ke dokter bedah minta jaringan itu dibersihkan, mudah-mudahan Mak Erot yang kita maksud beda ya," lanjutnya.

Gimana gengs? Setuju gak sama wacana ini?

Topi memberikan komentar soal wisata kesehatan (Instagram @dr_tompi)