Menara Saidah: Ekspedisi Super Seram (Final)

Ini adalah cerita dari seseorang yang mengaku pernah menjelajahi menara saidah, kayak apa seremnya, kita kepon bersama.

Kisah Menara Saidah Part 2

Auman itu terdengar seperti suara macan namun melengking di akhir aumannya. Suara itu terdengar dari ruangan beribadah yang barusan saya dan Agus masuki sontak kami langsung bergegas tanpa mempedulikan suara tersebut.

Karena jalan balik ke tangga darurat melewati ruangan ibadah itu mau tidak mau kami melintas lewat situ lagi. Ini merupakan tingkat penampakan yang sangat absurd dan aneh yang saya pernah rasakan di menara hantu saidah ....

Makhluk tersebut bisa dibilang demit atau iblis mungkin, parasnya kepala botak dengan bentuk oval dan jari tangan yang sangat panjang sambil mencengkram dinding tembok dan mempunyai mata seperti ular. Makhluk itu hanya menunjukan kepala bagian atas (mata, jidat, ubun-ubun)

Saya kaku selama 2-3 menit dan perasaan saya, saya sudah ngomong ke si Agus "nyet Ayo cabut ayo cabut plis" tapi yang terdengar hanya suara hening sambil lampu flash saya yg menyorot makhluk itu.

Akhirnya teman saya si Agus yang mengeluarkan suara "Lo liat kan lo liat? Ayo cong (saya) ayo cabut udah flash lo matiin" dengan suara gemetar yang luar biasa.

Saya hanya mengangguk saja tanpa mematikan flash saya, seperti pikiran saya blank dan fungsi motorik badan saya berhenti tiba-tiba. Dengan sontak hape saya direbut si Agus dan ia pun mengambil tangan saya untuk lari sekuat mungkin.

Saya tidak bisa lari akhirnya dibopong si Agus untuk lari, sementara dibopong saya merasakan kesadaran saya mulai pudar dan hampir pingsan. Saya sadar kalau saya sudah di tangga basement sambil ditampar teman saya si Fendy dan diguncang oleh si satpam.

Setelah saya siuman ternyata si Agus, Johan, Candra terlihat pucat dan hanya berkata "ayo pak ayo cabut semuanya ayo cabut gue ga kuat" dan singkat cerita kami tidak jadi ke lantai atas dan langsung menuju pos satpam untuk pergi dari situ.

Suasana pos satpam menjadi riuh karena bapak satpam yang mengomeli kita semua karena ketidak sopanan kita di tempat angker seperti itu dan kita semua hanya bisa mengangguk dan hanya memikirkan cabut dari tempat ini.

Singkat cerita kita memberikan upah ke satpam dan pergi dari situ, di motor kita semua pun hanya terdiam dan fokus ke jalanan tanpa ada perbincangan apa yg barusan kita alami disana.

Sesampai dirumah si Fendy kita semua mulai menenangkan pikiran dan memulai bercerita. Inti dari wisata ini kita semua melihat hal aneh yang diluar logika.

Ilustrasi (liputan6.com)

Johan dan Candra melihat ada sosok seperti komik the popoh (badut lambang Michelin) berlarian sangat cepat saat menyusuri sudut kanan basement. Fendy melihat sosok wanita baju merah saat kami semua balik badan di basement tingkat 1.

Saya dan Agus melihat sosok aneh itu. Singkat cerita kami semua sepakat apabila melihat sosok aneh tidak sendirian, ini bukan halusinasi kita seperti si Fendy yang melihat wanita itu sendiri.

Lebih epiknya lagi 3 tahun setelah saya mengalami kejadian itu, di home YouTube saya tiba-tiba keluar rekomendasi video yang akan saya bagikan linknya dan ia (youtuber) ini menganalisa sosok yang ada di menara Saidah. Dan itu sama persis seperti saya dan Agus lihat.

Ilustrasi (youtube.com)

Kurang lebih sosoknya itu seperti yang youtuber itu kontemplasi. Dan ini yang saya lihat namun tanpa sayap hanya kepala dan tangan yg mencengkram sudut tembok sambil mengintip ke arah saya dan Agus.

Kurang lebih sosoknya itu seperti yang youtuber itu kontemplasi. Dan ini yang saya lihat namun tanpa sayap hanya kepala dan tangan yang mencengkram sudut tembok sambil mengintip ke arah saya dan Agus.

Gambar monster:

Cerita di Menara Saidah Tamat~

Ilustrasi hantu penunggu (Instagram @hororserem)