Nepal Akan Larang Gim PUBG karena Dianggap Bikin Kecanduan

Gim PUBG tidak akan bisa dimainkan di jaringan internet Negara Nepal. Alasannya, pemerintah melihat gim ini akan mendatangkan kecanduan ke anak-anak dan remaja di sana.

Gim PlayerUnknown's Battlegrounds kembali mendapat tentangan dari masyarakat. Kali ini pemerintah, pihak berwenang, dan orang tua di Nepal khawatir anak-anak dan remaja kecanduan gim battle royale tersebut.

Karena itu, para pejabat telah membuat kebijakan yang menyulitkan gamers di negara Himalaya untuk memainkan gim tersebut mulai beberapa waktu yang lalu.

Atas permintaan agen investigasi federal negara itu, Otoritas Telekomunikasi Nepal (NTA) telah memerintahkan ISP, penyedia jaringan mobile, dan penyedia layanan jaringan untuk memblokir PUBG. 

Meskipun belum ada insiden khusus yang terkait dengan gim ini, wakil direktur NTA mengatakan kepada Reuters bahwa orang tua khawatir anak-anak mereka akan terganggu dari studi mereka dan tugas sehari-hari lainnya.

Seperti yang diketahui, Nepal bukan satu-satunya negara yang peduli dengan kecanduan game di kalangan anak-anak. China memiliki rencana untuk membatasi waktu bermain. 

Sementara desas-desus menyarankan PUBG sebagai salah satu dari 20 gim yang dibahas Komite Etika Game Online negara tersebut. Lembaga ini dibentuk untuk memberikan rekomendasi apakah sebuah gim layaknya ditolak atau dituntut untuk melakukan perubahan pada akhir tahun lalu. 

Gim PUBG (androidauthority.ne)

PUBG juga dilarang di negara bagian Gujarat, India, tempat puluhan orang ditangkap karena bermain.

Di Indonesia sendiri sempat muncul wacana fatwa haram gim PUBG oleh MUI. Namun wacana ini tidak berlanjut dan hingga sekarang para gamers masih bisa memainkan gim tersebut di waktu-waktu luang mereka.

Negara Nepal (andbeyond.com)