Cerita tentang Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW Tembus Langit Ketujuh dalam Semalam

Cerita tentang Isra Miraj, ketika Nabi Muhammad SAW menembus langit ketujuh dalam waktu semalam saja.

Cerita tentang Isra Miraj memang cukup panjang. Peristiwa itu adalah dua kisah dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam saja. Beliau pergi meninggalkan rumahnya untuk sebuah perjalanan paling penting dalam hidupnya dan seluruh umatnya.

Dalam cerita tentang Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Makkah menuju Masjidil Aqsa. Jarak dari lokasi itu amatlah jauh jika ditempuh dengan perjalanan biasa, namun Rasulullah SAW melakukan perjalanan itu seolah-olah dalam sekali kedipan mata saja.

Pertama-tama, Nabi Muhammad berangkat dengan cepat dari Makkah menuju Baitul Maqdis, tempat Masjidil Aqsa berada. Saat itu, Rasulullah menungangi kendaraan berupa Buraq, yaitu hewan putih berbadan besar dan bersayap.

Dalam perajalanan itu, Nabi Muhammad pun ditemani oleh Malaikat Jibril. Perjalanan yang seharusnya berlangsung selama beberapa hari itu bisa ditempuh hanya dalam sekedipan mata saja. Perjalanan ini takkan mungkin dilakukan oleh orang biasa. Ini semua atas izin Allah SWT.

Di samping itu, perjalanan itu pun berlanjut hingga Nabi Muhammad bertemu dengan Allah SWT di langit ketujuh.

Ilustrasi perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Isra Miraj (islamidia.com)

Cerita tentang Isra Miraj itu berlanjut ketika Nabi Muhammad terbang ke atas. Beliau pun sempat menyambangi satu per satu sahabat-sahabatnya yang tak lain adalah nabi-nabi pendahulunya.

Di langit pertama, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Adam AS. Rasulullah sempat bertegur sapa dengan manusia pertama di dunia itu. Nabi Muhammad pun dibekali doa oleh Adam AS sebelum melanjutkan perjalanannya ke langit selanjutnya.

Di langit kedua, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS. Selain bertegur sapa, Muhammad dibekali pula doa-doa yang dijamin terkabul oleh kedua nabi tersebut.

Dari Makkah, Rasulullah SAW bertolak ke Masjidil Aqsa dalam sekejap mata (sumsel.tribunnews.com)

Selanjutnya, di langit ketiga, Muhammad pun bertemu dengan Nabi Yusuf AS, manusia yang diciptakan Allah SWT paling tampan selangit dan sejagat. Rasulullah pun diberikan separuh ketampanan Yusuf AS beserta doa-doa darinya agar selamat hingga nanti menerima perintah Allah SWT.

Kemudian di langit keempat, Rasulullah bertemu dengan Nabi Idris AS, manusia pertama di dunia yang mengenal tulisan. Beliau adalah nabi pertama pula yang berdakwah kepada Bani Qabil untuk beriman kepada Allah SWT. Nabi Muhammad pun turut dibekali doa agar selamat hingga tujuan terakhirnya.

Cerita tentang Isra Miraj berikutnya adalah ketika Rasulullah SAW tiba di langit ke lima. Beliau bertemu dengan Nabi Harun AS, seorang nabi yang mendampingi saudaranya, Nabi Musa AS dalam berdakwah mengajak Firaun menyembah Allah SWT. Nabi Harun sendiri adalah nabi yang dikenal pandai bicara dan meyakinkan orang.

Para nabi yang ditemui Rasullah membekali beliau dengan doa (hidayatullah.com)

Sementara di langit keenam setelah perjalanan selanjutnya, Rasulullah bertemu lagi dengan Nabi lainnya. Kali ini adalah Nabi Musa AS. Musa AS adalah nabi yang paling berjasa besar dalam pembebasan Bani Israil dari perbudakan dan menuntun mereka ke jalan kebenaran.

Musa AS pun menyambut Rasulullah dengan akrab, mereka berdua tampak seperti sahabat yang sudah lama tak berjumpa.

Cerita tentang Isra Miraj selanjutnya adalah ketika Nabi Muhammad SAW tiba di langit ketujuh, langit lapisan teratas. Di langit lapis ketujuh itu, Muhammad SAW bertemu dengan bapak dari semua nabi, Nabi Ibrahim AS. 

Saat itu, Ibrahim AS tampak sedang bersandar di Baitul Makmur, sebuah tempat yang disediakan Allah SWT untuk para malaikat-Nya. Setiap hari ada 70 ribuan malaikat yang masuk ke tempat suci itu.

Kita tidak akan pernah tau di mana letak langit yang berlapis-lapis itu (unsplash.com)

Ibrahim pun kemudian bertemu dengan Muhammad. Muhammad pun diajaknya pergi melihat Sidratul Muntaha. Itu merupakan sebuah pohon yang amat-amat besar. Pohon itu pula yang menandai akhir dari langit yang berlapis-lapis itu.

Setelah itu, cerita tentang Isra Miraj berlanjut ketika Rasulullah SAW akhirnya berjumpa pula dengan Allah SWT di Sidratul Muntaha. Rasulullah pun menerima perintah dari Allah yakni mewajibkan agar seluruh umat manusia menyembahnya dengan cara salat lima waktu setiap hari.

Setelah itu, cerita tentang Isra Miraj berakhir dengan berakhirnya perjalanan Nabi Muhammad ke tempat-tempat yang tak akan pernah bisa dibayangkan manusia biasa. Manusia biasa pun takkan pernah tau di mana letak langit-langit tersebut.

Rasulullah pun menerima perintah Allah untuk salat lima waktu (jurnalislam.com)