Begini Tips Mengunjungi Jurang Tembelan Di Yogyakarta, Supaya Dapat Spot Foto Bagus

Jika kalian berkunjung ke Yogyakarta jangan lupa mampir ke Jurang Tembelan yak. Karena nantinya kalian akan disuguhkan paronama yang begitu spektakuler.

Jalan jalan di akhir pekan lihat ke kiri dan kanan, pohon pohon dan burung burung semua menyambut riang. Itulah sedikit potongan lirik dari Shaggydog yang berjudul Jalan-jalan.

Lagu ini rupanya sangat cocok menggambarkan dari kondisi salah satu tempat wisata yang berada di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini. Bagaimana tidak? objek wisata yang terletak di Desa Mangunan ini masih sangat asri, sebab letaknya berada di daerah perbukitan.

Namanya adalah Jurang Tembelan, ya Jurang Tembelan merupakan salah satu destinasi tempat wisata unik yang berada di Bantul, Yogyakarta. Unik?

Ya, unik sebab jika kalian mengunjungi tempat ini, kalian akan disuguhkan paronama perahu dengan sungai berkabut. Jadi kalo kalian mengambil sudut pemotretan yang pas, nantinya kalian akan terlihat sedang berlayar menggunakan perahu mengarungi lautan awan. Hmmmm...unik bukan?

Jurang Tambelan (joglotransport.com)

Untuk mendapatkan spot foto tersebut kalian butuh perjuangan gengs, sebab objek tersebut menjadi salah satu yang dinanti banyak orang saat mengunjungi Jurang Tembelan ini. 

Tak hanya itu, jika kalian ingin sukses mengabadikan momen berlayar menggunakan perahu mengarungi lautan awan ini, kalian harus memperhatikan tips ini yak, supaya hasil yang akan kalian dapatkan maksimal dan kece badhaay.

Berikut tips, jika ingin sukses mengabadikan momen foto di atas perahu awan.

1. Datang weekdays

Kalian harus datang pada saat weekdays yak, jangan datang ketika hari libur atau akhir pekan. Sebab jika kalian datang pada waktu hari libur, maka kalian harus mengantre untuk mendapatkan giliran foto di spot perahu tersebut. Jadi waktu akan terbuang karena harus menunggu giliran.

Kalian bisa menghindarinya jika datang pada saat weekdays, karena kemungkinan besar spot foto pada hari kerja tersebut bisa kalian gunakan sepuasnya.

2. Perhatikan kondisi cuaca

Selama bulan Januari hingga April biasanya sering turun hujan. Nah, kabut pagi di Jurang Tembelan ini biasanya akan terlihat menarik jika sebelumnya hujan sudah reda.

Maka dari itu, jika hujan lebat turun di pagi hari menjelang kalian berangkat, sebaiknya kalian tunda dulu deh. Perjalanan tentunya akan nyaman dan aman kalian lakukan jika tidak hujan, mengingat medan yang kalian tempuh juga cukup ekstream.

3. Berangkat pagi hari

Nah, musim hujan antara Februari hingga Mei, biasanya langit sudah meulai terang pada pukul 05.15 WIB. Maka dari itu, usahakan untuk sampai di Jurang Tambelan ini pukul 05.15 WIB sampai 05.30 WIB yak.

Jangan sampai kesiangan, soalnya jika kalian kesiangan makan kabut akan semakin naik. Semakin tinggi matahari, maka akan membuat kabut semakin meninggi. Kalo kesiangan nggak bisa mendapatkan spot perahu awan deh nantinya.

4. Berdoa sebelum berangkat

Setelah kalian mempersiapkan ketiga tips diatas, nah langkah selanjutnya yaitu pasrahkan keberuntungan kalian. Artinya kalian harus berdoa, supaya sampai di Jurang Tambelan nantinya sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Jika beruntung, nantinya kalian akan mendapatkan momen perahu awan yang dapat kalian abadikan.

Berlayar menggunakan perahu mengarungi lautan awan (travel.dream.co.id)

Tuh bagaimana gengs? apakah kalian berniat untuk datang ke Yogyakarta dan mengunjungi Jurang Tambelan untuk merasakan sensasi foto berlayar dengan perahu mengarungi awan? Jika iya, ikutin tips diatas tadi yak. Semoga bermanfaat.

Spot foto Jurang Tembelan (life.108jakarta.com)