Kemunculan tukang copet di angkutan umum memang jadi momok yang mengkhawatirkan. Apalagi tidak semua penumpang tahu ciri-ciri copet yang menyamar jadi penumpang. Ternyata banyak copet yang tidak melakukan aksinya sendirian karena mengajak rekan-rekannya atau disebut komplotan atau gerombolan.
Seoran kriminolog asal Universitas Padjajaran bernama Yesmil Anwar mengatakan alasan kenapa copet selalu mencuri barang bersama-sama bukan tanpa alasan. “Dilakukannya tidak sendiri-sendiri pasti ada alasannya, seperti keuntungan akan lebih banyak didapat, sekaligus sulit tertangkap,” jelas Yesmil dilansir dari Kompas.com.
Biasanya komplotan copet selektif dalam memilih tempat-tempat yang dipilih untuk melakukan aksi kejahatannya. Selain angkutan umum yang penuh sesak dengan penumpang, copet akan senang mengambil dompet atau handphone di acara keramaian seperti konser musik. Sebab suasana angkutan yang penuh dan konser yang sesak dengan penonton membuat korban sulit bergerak.
Dalam sebuah komplotan copet memang para anggota biasanya saling berbagi tugas. Ada yang bertugas mengawasi situasi, menarik perhatian korban, hingga si eksekutor yang bertugas mengambil barang miliki korban. Semuanya diatur sedemikian rupa agar proses copet bisa berjalan.
Yesmil mengimbau agar Polisi bisa memberantas copet-copet spesialis di angkutan umum atau konser musik karena memang para komplotan itu terkenal licin dan sulit untuk ditangkap. “Makanya Polisi harus mengetahui karakteristik-karakteristik copet tersebut,” saran Yesmil.
Salah satu tempat yang sering didatangi komplotan copet adalah kereta commuter line. Ciri copet di commuter line cukup menarik karena berpenampilan rapi, misalnya dia mengenakan kemeja batik atau kemeja formal sebagai bentuk cara untuk menyamar agar mirip dengan penumpang lain.Bila dulu pencopet mengenakan pakaian lusuh seperti pencopet di pasar, saat ini mereka sudah berbeda dengan pencopet di zaman dulu.
Tau Gak Sih, Kenapa Copet Selalu Bergerombol Saat Mencuri Dompet di Angkutan Umum (Liputan6.com)
Selain commuter line, angkutan bus juga jadi sasaran komplotan copet untuk mendapatkan barang dari korbannya. Sebenarnya awak bus seperti bus atau kondektur mengetahui soal kehadiran copet, tetapi mereka biasanya tidak berani untuk memberitahukan kepada penumpang secara langsung kalau ada copet naik bus. Tentu jika dipukul atau mendapatkan ‘serangan” dari copet, sopir bus tidak akan mengambil risiko itu.
Apalagi jika sopir dianggap menuduh orang sembarangan karena dianggap pencopet. Jika salah orang, tentu akan mengakibatkan sopir akan mendapatkan masalah besar karena sudah menuding sembarangan. Jadi lebih baik sopir diam sembari memberikan kode-kode rahasia.
Tau Gak Sih, Kenapa Copet Selalu Bergerombol Saat Mencuri Dompet di Angkutan Umum (Detikcom)