Catat! Ini Gejala COVID-19 Varian Deltacron, yang Disebut-sebut Bisa Masuk ke Indonesia

COVID-19 varian Deltacron dikabarkan bisa mengintai dan menyerang siapa saja. Seperti apa gejala yang dirasakan?

Setelah berakhirnya lonjakan COVID-19 varian Omicron , dikabarkan aka nada mutase virus COVID-19 baru yang merupakan gabungan varian Delta dan Omicron yang disebut Deltacron . Seperti apa gejala Deltacron jika ada pasien yang mengidap dan tertularnya?

Dr.Reisa Broto Asmoro selaku Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 mengatakan bahwa varian Deltacron adalah hasil replikasi dari seseorang terinfeksi secara bersamaan dengan dua virus yakni Delta dan Omicron.Menurutnya gejala yang kemungkinan menyerang seseorang pengidap Deltacron sama dengan SARs-COV2.

“Jadi gejalanya sama-sama seperti SARs-COV-2, gejalanya sama-sama untuk menyerang tubuh kita,” ujar dr.Reisa dalam Siaran Sehat. Memang organisasi kesehatan dunia (WHO) masih memantau perkembangan varian Deltacron yang disebut-sebut menjadi varian COVID-19 berikutnya.

Meskipun ada beberapa pasien yang terinfeksi Deltacron di negara-negara selain Indonesia,namun pasien tersebut tidak mengalami gejala yang buruk sampai mematikan. Dr.Reisa menambahkan bahwa pengobatan pasien Deltacron masih sama dengan varian sebelumnya.

Namun yang membedakan jika varian Delta menyerang saluran pernafasan bagian bawah seperti paru-paru, sementara Omicron banyak menyerang saluran pernapasan atas seperti hidung atau tenggorokan.”WHO masih terus memantau, jadi hati-hati kalau sampai tertular,” ujarnya.

Dr.Reisa mengatakan bahwa pasien terpapar Deltacron mirip dengan SARS-COV-2, mengalami beberapa gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, ada demam, sebaiknya  dilakukan tes swab sesegera mungkin.

Ini Gejala COVID-19 Varian Deltacron, yang Disebut-sebut Bisa Masuk ke Indonesia (Detikcom)

Sementara itu dilansir dari IDX Channel, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC mencantumkan kemungkinan gejala infeksi SARS-COV-2 antara lain demam atau kedinginan, batuk, sesak napas, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, kehilangan rasa bau, hingga sakit tenggorokan.

Seorang ilmuwan asal Siprus bernama Leonidus Kostrikis pernah mengemukakan jika varian COVID-19 Deltacron  sudah menginfeksi beberapa orang, namun memang harus dilakukan untuk melakukan penilitian apakah memiliki dampak yang besar.

Ini Gejala COVID-19 Varian Deltacron, yang Disebut-sebut Bisa Masuk ke Indonesia (Alomedia)