Hantu Bali Gak Cuma Leak Aja, Ada Banyak... Ini Jenis-Jenisnya

Hantu di Bali ada beragam bentuknya. Gak cuma leak doang ternyata. Ada beberapa spesies hantu yang seru dan bikin merinding kalau ketemu, kira-kira apa aja ya?

Cerita tentang mahluk halus, hantu, setan dan lain-lain, selalu menarik dan nyaris bisa ditemukan di daerah ataupun negara manapun. Berhubung negeri kita terdiri dari beragam suku dan bahasa, maka perbendaharaan kata dari makhluk halus ini juga sangat beragam. Seiring dengan kemajuan zaman, kosa kata ini kakemungkinan besar akan hilang.

Jadi sekali lagi, tulisan ini bukan bermaksud untuk mengajarkan kepercayaan makhluk halus atau ilmu hitam, tapi semata untuk catatan sejarah kepercayaan masyarakat lama. Yah, kita jadi kayak pengen bikin penelusuran antropologis gitu, tapi abal-abal. 

Tonya

Tonya adalah hantu bali yang tinggal di sungai dan memiliki perwujudan, bentuk tubuh, tingkah laku, dan kehidupan yang nyaris sama dengan manusia. 

Mereka hidup bersosial. Mereka punya masyarakat dan juga memiliki desa yang nyaris sama dengan desa umumnya. 

Perbedaannya terletak pada desa dan penghuninya yang tidak kelihatan oleh mata telanjang. Satu satunya perbedaan paling nyata dari ciri-ciri fisik antara Tonya dan manusia terletak pada lekukan kecil di bibir atasnya (di bawah hidung). Bangsa Tonya gak punya itu.

Di beberapa desa di Bali yang berbatasan dengan sungai besar, sering beredar isu beberapa orang yang mampu berkomunikasi dengan para Tonya. Tak jarang “orang pintar” tersebut menghilang dan hidup berhari hari dengan komunitas Tonya.  

Karena mereka adalah termasuk makhluk halus yang berbudaya, maka mereka pun menyukai keramain atau festival.

Beberapa cerita mengatakan bahwa mereka sering kali ikut menghadiri festival keramaian tradisional (adat), ataupun upacara adat di Pura (tempat ibadah) yang digelar di desa-desa tertentu di Bali.

Gregegek Tunggek

Hantu Bali bernama gregegek tunggek ini digambarkan sama persis dengan sosok kuntilanak atau sundel bolong. Mereka adalah sesosok perempuan dengan wajah menakutkan, rambut terurai panjang plus busana putih kebanggaannya, Ya begitulah kurang lebih.

Biasanya hantu gregegek menempati pohon, kuburan, rumah kosong, atau hutan. Jadi bisa dibilang kalau gregegek tunggek itu bahasa Bali untuk kuntilanak atau sundel bolong gengs.

Tonya memiliki perwujutan yang sama dengan manusia (Beritabali.com)

Kemangmang

Kemangmang adalah hantu di Bali yang unik. Mereka tidak memiliki badan, tangan, dan kaki,  jadi tinggal tersisa kepalanya doang. Hiiiii, serem banget yak. 

Menurut cerita para orangtua jaman dulu, kemangmang tidaklah sebegitu mengerikan. Bentuk mereka tidak ubahnya seperti buah kelapa yang bolong digigit tupai. Bagian yang bolong itulah yang berfungsi sebagai mulutnya. 

Masih menurut cerita para orangtua, dulu keberadaan mereka bukanlah hal aneh dan sering ditemukan di areal perkebunan atau persawahan saat malam hari. 

Saking sering dan mudahnya mereka ditemukan maka kemangmang pada jaman dulu tidak digolongkan sebagai makhluk halus tapi digolongkan sejenis binatang atau hama. Waduh auto merinding nih.

Kemangmang di ibaratkan menyerupai buah kelapa dan di anggap binatang pada zaman dulu (dehydratorreview.net)

Memedi/Lemedi

Lemedi adalah hantu Bali yang tinggal di semak semak, di balik batu besar, pohon, dan lain-lain. Mereka dekat dengan perkampungan manusia. Umumnya senang bermain dengan anak kecil. 

Sudah banyak kasus menghilangnya anak kecil dan tidak pulang sampai larut malam. Kasus itu sering dipercaya disebabkan karena disembunyikan oleh hantu lemedi.

Proses pencarian anak hilang itu biasanya dilakukan dengan menari dengan irama musik dari alat musik ala khadarnya. Karena pada dasarnya lemedi adalah makhluk halus yang suka bermain, maka si anak yang awalnya disembunyikan akan dilepas karena dia keasikan menari. 

Setelah berhasil ditemukan, si anak yang baru dibebaskan memedi atau lemedi ini umumnya akan bercerita hal menarik tentang bekas “teman bermainnya” itu. 

Pada kepercayaan di masyarakat barat, hantu ini dikenal sebagai tinkerbell.  Nah, memedi ini mungkin satu spesies dengan tinkerbell, cuma beda nasib doang. 

Tinkerbell adalah mahluk halus berwajah manis, bersayap, berkulit putih, dan bercahaya. Sedangkan memedi adalah sebaliknya. Mereka berkulit sawo matang, gembel, miskin dan  penampilannya menyedihkan. Ya tapi justru itu yang bikin nakutin kan... lah tinkerbell?

Memedi sangat menyukai anak-anak (emosianisme.com)