Oleh-oleh Kerajinan Khas Jogja, Kamu Kudu Beli

Oleh-oleh kerajinan khas Jogja emang beragam dan bentuknya sangat artistik. Kalau kamu ke jogja jangan lupa beli beberapa kerajinan ini ya buat kenang-kenangan.

Daerah Istimewa Yogyakarta, atau sudah akrab disebut Jogja, kota yang satu ini selalu aja memberi warna tersendiri dalam setiap kehidupan siapa pun yang pernah menetap disana, walau sekadar berkunjung dan berwisata aja.

Kamu bisa menemukan beragam tempat-tempat asik dan kece di seluruh penjuru Jogja dan kabupaten di sekitarnya. 

Masyarakatnya pun dikenal amat ramah, Bangunan kota yang menarik serta temperatur udara yang nyaman membuat Jogja semakin ngangenin loh.

Kalau ke Jogja juga jangan lupa beberapa oleh-oleh kerajinan khas jogja ya, biar gak nyesel di kemudian hari.

1. Batik Jogja

Siapa sih yang gak kenal batik? Sebenarnya batik bukan hanya oleh-oleh khas Yogyakarta aja sih, tapi ya juga oleh-oleh khas Indonesia. 

Kain kerajinan bergambar ini merupakan bagian jatidiri budaya Indonesia. Ada beberapa alasan unik mengapa batik bisa menjadi alasan sebagai oleh-oleh khas jogja sebagai berikut:

Pada zaman dulu, perempuan-perempuan Jawa menggunakan keterampilan membatik sebagai mata pencaharian. 

Bahkan membatik bisa disebut sebagai pekerjaan eksklusif bagi perempuan di kala itu. Sampai perkembangan zaman memukan ‘”batik cap” yang busa membuat laki-laki ikut terjun dalam pekerjaan membatik tersebut.

Awalnya membatik merupakan tradisi turun-menurun di keluarga. Sehingga kadang anda dapat mengenali seseorang berdasarkan motif batik yang ia kenakan.

Motif tersebut ternyata memiliki filosofi hidup yang banyak dipercaya masyarakat. Beberapa motif batik juga dapat menunjukkan status seseorang lo gengs. 

Terdapat beberapa motif batik yang hanya digunakan oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta. Batik tradisional khas keraton Yogyakarta sendiri memiliki ciri dasar warna putih bersih dan pola geometri yang besar-besar. Terdapat beberapa motif kain batik Yogyakarta seperti:

Motif Ceplok, Grompol.

Motif Kawung.

Motif Parang.

Motif Lereng.

Motif Nitik.

Motif Truntum.

Motif Semen.

Motif Gurda. (Garuda)

Motif Isen. 

Batik merupakan oleh-oleh kerajinan khas jogja yang sayang banget kalau ke Jogja gak beli batik khas Jogja, kesan Jogjanya dapet banget di kain-kainnya.

Di Jogjakarta sangat banyak toko yang menyajikaan batik khas Jogja (quincolombohotel.com)

2. Kaos Dagadu

Seperti halnya Kaos Joger di Bali, Yogyakarta juga memiliki Kaos Dagadu yang menjadi oleh-oleh kerajinan khas jogja. 

Saking lamanya, Kaos Dagadu sudah menjadi identitas warga Yogyakarta saat ini. Hampir 23 tahun, Dagadu telah menjadi destinasi para pelancong. 

Kaos Dagadu dibuat dengan desain yang kreatif, berupa kata-kata kritis dan juga humor. Selain kaos oblong, Dagadu juga memiliki produk non-oblong dengan desain unik kayak:

- Tas

- Mug

- Gantungan kuci

- Sticker

Kini, wisatawan dapat dengan mudah menemukan Kaos Dagadu di sembarang tempat, mulai dari emperan sampai pasar besar. 

Tapi biasanya produk yang dijual disana merupakan produk palsu. Dagadu hanya dijual di 3 gerai yakni:

Yogyatourium, Jalan Gedongkuning Selatan No. 128. Yogyatorium atau Yogya+tourism+laboratorium merupakan gerai resmi Dagadu. 

Disini terdapat berbagai produk Dagadu.

Pos Layanan Dagadu (POSYANDU), Lower Ground Malioboro Mall, Jalan Malioboro, Yogyakarta,

POSYANDU 2, Jl. Pekapalan No. 7, Alun-alun Utara, Yogyakarta.

Jadi kalau ke jogja jangan lupa beli dagadu ya.

Usahakan beli di toko resmi nya ya, banyak dagadu palsu yg beredar (new-sense-souvenir.web.id)

3. Kerajinan Perak

Wisatawan bisa menemukan oleh-oleh kerajinan khas jogja ini di Kotagede, 5 Km dari pusat kota Yogyakarta. 

Sejak Jaman dulu di Kerajaan Mataram Kotagede terkenal sebagai sentra penghasil kerajinan perak. 

Dimana kamu juga dapat mengunjungi showroom kerajinan perak atau datang ke rumah pengrajin secara langsung, tinggal milih dah. 

Awalnya kerajinan perak Kotagede ini dari sebuah kebiasaan para abdi dalem keraton. Mereka membuat dan mengukir segala barang keperluan keraton sebagai perhiasan atau perlengkapan lainnya bagi sang raja dan kerabat kraton saat itu.

Faktanya keahlian tersebut sudah diturunkan secara turun temurun hingga kinig. Pengrajin perak di Kotagede menggunakan perak yang didatangkan langsung dari Cikotok, Jawa Barat. 

Proses pembuatan kerajinan dari perak mentah hingga menjadi suatu benda sangatlah rumit dan memakan waktu lama. Satu liontin dengan desai sederhana membutuhkan waktu beberapa jam hingga seharian. 

Jadi gimana, sayang banget loh kalo ke jogja kagak beli oleh-oleh khas nya, apalagi perak nya kece banget.

Kerajinan perak banyak di daerah kota gede (antarafoto.com)

4. Gerabah Kasongan

Oleh-oleh kerajinan khas jogja lainnya yaitu gerabah atau tembikar atau kerajinan yang berbahan tanah liat. 

Diwilayah Yogyakarta yang menjadi kawasan sentra gerabah adalah Desa Kasongan, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul Yogyakarta. 

Banyak model nya untuk jenis gerabah yang diproduksi di Desa Kasongan itu. Warga Desa Kasongan sana sudah jadi pengrajin gerabah sejak abad ke-17 pada tahun 1970-an. 

Dan kabarnya kerajinan grabah kasongan go internasional loh, jadi kalau ke Jogja ada baiknya tuk mampir kesana membeli beberapa jenisnya.

Jadi gimana gaes, kalau ke Jogja tertarik gak beli produk asli yogyakarta itu?

Kerajinan gerabah terbesar di Jogja ada di Kasongan (flickr.com)