Asal Usul Bahasa Indonesia, Ternyata Berasal Dari Pulau Terpencil Ini Loh

Akar bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu. Dikembangkan mulai dari pulau kecil.

Bahasa Indonesia udah sejak lama digunakan sebagai bahasa nasional. Diajarkan disekolah dari SD sampai perguruan tinggi juga ada jurusan Sastra Indonesia.

Penggunaan bahasa Indonesia udah diatur dalam UUD 1945. Tapi kamu tahu gak sih gengs asal-usul bahasa Indonesia ini?

Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Sebelum negara ini dijajah, bahasa Melayu udah digunakan sebagai bahasa antar daerah dan bahasa perdagangan.

Kemudian di era penjajahan, Belanda menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ke 2 dalam korespondensi dengan orang lokal. Bahkan digunakan sebagai bahasa di sekolah-sekolah saat itu.

Bahasa Melayu termasuk bahasa Austronesia yang merupakan cabang dari bahasa-bahasa suku Sunda dan suku Sulawesi. Menyebar dari pesisir tenggara Sumatera yang merupakan wilayah kerajaan Sriwijaya. Digunakan sampai kerajaan di wilayah jambi.

Bahasa Melayu menjadi bahasa yang mudah digunakan oleh suku Jawa dan Sunda. Hingga pada tahun 1927, untuk pertama kalinya bahasa Indonesia digunakan dalam pidato oleh Jahja Datoek Rajo.

Asal usul bahasa Indonesia (usfeed.com)

Asal usul bahasa Indonesia dikembangkan dari Pulau Penyengat, dua kilometer dari Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Riau. Plau yang bahkan gak tampak di peta ini menjadi tempat lahirnya Bahasa Indonesia. Pulau ini juga menjadi pusat pertahanan Kerajaan Riau, Johor, Pahang, dan Lingga.

Pulau Penyengat juga jadi pusat kajian Melayu Islam. Salah satu tokoh yang berpengaruh adalah Raja Ali Haji, pencipta "Gurindam Dua Belas". Dia juga dianggap sebagai peletak dasar gramatika Bahasa Melayu yang kelak disebut Bahasa Indonesia.

Bahasa Melayu (wikipedia.org)

Pada Konggres Pemuda ke 1 tahun 1926, Bahasa Melayu diwacanakanuntuk dikembangkan sebagai bahasa dan sastra Indonesia. Bahasa Indonesia diumumkan sebagai bahasa persatuan pada Konggres Pemuda ke 2 tahun 1928.

Tetapi secara yuridis, bahasa Indonsesia diakui sebagai bahasa nasional pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah Indonesia merdeka.

Pulau penyengat (triptrus.com)