Viral Cairan Seperti Darah Merah Genangi Sebuah Makam Milik Orang yang Banyak Lakukan Amal Jariah, Apa Penyebabnya?

Viral cairan seperti darah merah genangi sebuah makam milik orang yang banyak lakukan amal jariah. Apa penyebabnya?

Baru-baru ini, sebuah makam viral di media sosial. Makam itu sebenarnya makam pada umumnya, namun jadi pemberitaan karena cairan seperti darah merah menggenangi makam tersebut.

Hal ini pun sempat membuat geger banyak orang. Cairan seperti darah merah yang menggenangi makam itu terjadi di Makam Islam di Masjid Al-Irfan, Derga, Malaysia.

Banyak warga yang mendatangi ke lokasi sekitar makam itu. Peristiwa itu juga terekam dalam video dan viral di media sosial.

Imam Masjid Al-irfan, Abdul Hadi Awang mengatakan bahwa makam itu adalah tempat peristirahatan terakhir seseorang yang dikenal baik oleh warga sekitar.

"Almarhum adalah orang yang baik dan baru saja dimakamkan kira-kira tiga minggu lalu, dan meninggal dunia pada usia 70-an akibat sakit tua," kata Abdul Hadi Awang.

Abdul Hadi Awang juga mengatakan bahwa sepanjang hidupnya, almarhum banyak melakukan amal jariah. Almarhum juga orang yang melakukan kebajikan di masjid tersebut.

Viral sebuah kuburan digenangi cairan seperti darah merah (physicsworld.com)

Kuburan yang digenangi cairan seperti darah merah (hmetro.com.my)

Pihak Masjid Al-Irfan pun menyayangkan viralnya berita tentang makam sang almarhum yang digenangi cairan darah merah itu. Alias Ishak, salah satu jamaah Masjid Al-Irfan mengatakan jamaah masjid pun sepakat melaporkan kejadian itu kepada polisi.

"Sudah diinformasikan bahwa jamaah masjid sudah melapor ke polisi," kata Alias Ishak.

Alias berharap agar kisah viral cairan darah merah yang menggenangi makam seperti diklaim warga ini tidak menyebar lagi. Ia tak ingin ada fitnah maupun aib bagi almarhum serta ahli warisnya.

Pejabat Agama Kabupaten Kota Setar, Ahmad Faisol Omar mengatakan bahwa pihaknya kini tengah menunggu pemeriksaan polisi. Ahmad tak ingin memberi komentar apa pun terkait masalah tersebut.

"Sebagai seorang petugas agama distrik, saya menyarankan untuk tidak mengirimkan video viral itu. Untuk menjaga kepekaan dan perasaan anggota keluarga korban," katanya.

Ahmad juga mengatakan belum bisa memastikan hal ini. Keputusan sebenarnya membutuhkan hasil penyelidikan forensik. Sebelumnya, Ahmad mengaku sempat menuju ke lokasi untuk melihat kondisi makam yang digenangi cairan darah merah itu.

"Kami serahkan ke polisi karena kasus ini sedang dalam penyidikan aparat," ungkapnya.

Sementara menurut Nor Azmad Mohd Noor, Kepala Polisi Distrik Kota Setar, mengatakan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan. Ia juga mengaatkan pihaknya belum mendapat informasi yang jelas. Investigasi pun sedang dilakukan.

Peristiwa ini sempat jadi tontonan warga setempat (Instagram @nenk_update)