Video Miris Pasien PDP Corona Di Rawat Gak Layak Hingga Akhirnya Meninggal

Seorang wanita pasien PDP yang tengah hamil dikasih makanan dan ruangan yang gak layak. Miris...

Setelah corona merebak di Indonesia, pemerintah menyediakan banyak rumah sakit rujukan di setiap daerah. Namun ternyata masih ada Rumah Sakit rujukan yang sama sekali belum siap. Hingga pasiennya harus menunggu hingga berjam-jam.

Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, mengeluhkan fasilitas dan layanan yang diberikan rumah sakit. Dia menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD Padang Sidempuan.

Ibu yang tengah hamil tersebut memposting video gimana keadaannya melalui akun Facebook. Di dalam video tersebut sang Ibu ngasih gambaran gimana ruangan yang dia gunakan. Tampaknya dia sendirian ruangan tersebut.

Ilustrasi Pasien PDP dirawat secara gak layak (economictimes.com)

Pasien corona yang sedang hamil (Twitter @MuslimCyberAnol1)

Bagian yang bikin miris banget adalah makanan yang dikasih sama Rumah Sakit. Ibu itu mengatakan kalau nasinya keras dan gak layak makan. Makanan yang diberikan hanya dikasih ke wadag stearofoam dan dibungkus plastik.

"Ini bagaimana mau makan, nasinya keras. Orang yang sehat saja tidak bisa makan ini, apalagi yang sakit seperti saya," kata pasien yang hamil tersebut.

Kasihan banget dnegerin suara pasien PDP corona tersebut. Tampak sesak nafas dan susah berbicara. Dia juga mengeluh meminta minum tapi lama banget gak dikasih-kasih gengs.

Keluhannya itu ditujukan kepada Wali Kota Padang Sidempuan.

"Untuk Bapak Wali Kota Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan, tolong lah Pak kasih saya kesempatan. Saya dirujuk ke Medan, di rumah sakit yang lebih layak lagi, daripada Rumah Sakit Umum Kota Padang Sidempuan ini. Kasihan kandungan saya, fasilitas di sini juga kurang memadai," tulis pasien tersebut di akun Facebook, Jumat.

PDP tersebut menunjukkan makanan yang gak layak (Twitter @MuslimCyberAnol1)

Tapi nahasnya, pasien tersebut meninggal ketika dalam perjalanan.

Menanggapi keluhan pasien itu, pihak RSUD Kota Padang Sidempuan Tetty Rumondang membantah.Ruangan yang digunakan untuk melakukan perawatan isolasi saat ini merupakan ruangan VIP dengan fasilitas terbaik yang bisa diberikan. JUga untuk makanan semua yang diberikan untuk pasien sama.

"Saya pastikan apa yang disampaikan pasien, 75 persen tidak benar. Itu ruangan yang digunakan pasien adalah ruangan VIP dan yang terbaik untuk kita jadikan isolasi," kata Tetty.

Pasien PDP tersebut akhirnya meninggal dunia (Twitter @MuslimCyberAnol1)