Bagi manusia, jarak fisik juga memiliki efek psikologis. Setiap individu memiliki ruang mereka sendiri, dan mereka menghadapinya dengan cara tertentu. Kamu juga kadang perlu waktu sendiri, tapi gak tiap hari juga.
Karena wabah corona belum berakhir, kamu harus tetap menjaga jarak dengan oang lain. Jarak adalah konsep yang juga berpengaruh terhadap jiwa manusia.
1. Efek jarak fisik
Ekspresi jarak yang paling jelas adalah pada bidang fisik. Menjauhkan diri atau mendekat secara fisik adalah manifestasi dari jarak atau kedekatan emosional.
Peneliti Lawrence E. Williams (dari University of Colorado) dan John A. Bargh (dari Yale University) melakukan studi intensif pada subjek. Mereka menyimpulkan bahwa jarak fisik mempengaruhi pikiran dan perasaan orang.
Dengan kata lain, jarak fisik berdampak pada penilaian orang dan keadaan emosi. Dalam studi mereka, Williams dan Bargh menawarkan insentif bagi orang-orang untuk membuat jarak fisik antara mereka dan orang-orang sangat dekat sebelumnya.
Seiring waktu, mereka menunjukkan bahwa jarak ini telah mempengaruhi kelekatan emosional yang mereka miliki. Jadi intinya, kalau sebelumnya kalian dekat secara fisik dan emosional, maka kedekatan ini bisa luntur kalau jarang ketemu.
Buat pasangan LDR jarak adalah salah satu hal yang biasanya jadi sumber masalah. Pertemuan rutin secara fisik tetap penting.
Jarak fisik (socialmettle.com)
2. Jarak dan konflik
Temuan penelitian ini memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan manusia, seperti konflik. Salah satu hasil percobaan menunjukkan bahwa jarak dapat memoderasi intensitas rangsangan emosional. Dengan kata lain, hal-hal yang jauh lebih sedikit mempengaruhi Anda.
Menjauhi secara fisik sumber konflik bisa membuat kamu lebih obyektif dan berfikir rasional. Kalau kamu ada masah]lah dengan seseorang, beberapa saat menjauh untuk berfikir hasilnya bisa lebih baik. Daripada konfrontasi langsung.
Jarak dan konflik (speakily.com)
3. Jarak fisik dan emosional
Kalau pengen memutuskan hubungan dengan seseorang atau sesuatu, jarak fisik hanyalah langkah pertama. Tidak ada keraguan bahwa itu akan secara signifikan mempengaruhi koneksi yang dimiliki dengan benda atau orang itu tetapi jarak saja tidak akan menghilangkan koneksi sepenuhnya. Agar itu terjadi kamu juga harus menjauhkan diri secara emosional.
Jika ingin merasa dekat secara emosional dengan seseorang, kedekatan fisik juga penting. Itu berarti hadir secara fisik dalam kehidupan mereka. Tidak hanya fisik tapi juga dengan pelukan, kata-kata, dan ekspresi lainnya.
Jarak fisik dan emosional saling mempengaruhi. Kalau kamu ingin tetap mempertahankan kedekatan, keduanya penting. Social distancing menjauhkan jarak fisik, tapi tetap bisa menjaga kedekatan emosional denan melakukan hal-hal bersama secara online atau virtual.
Jarak fisik dan emosional (pxhere.com)