Belom lama ini, viral tuh sebuah video yang memperlihatkan salah satu keindahan alam di Indonesia. Kali ini, lokasinya terletak di salah satu sudut Pulau Jawa.
Keindahan alam itu sekilas keliatan kayak di Selandia Baru gitu gengs. Videonya dibua toleh Hafidz Bashory untuk InstaStory-nya dan diunggah lagi ke media sosial lainnya oleh akun @Blaklaiv.
Kawasan yang mempesona itu ternyata bernama Ranu Manduro. Lokasinya berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Kawasan wisata Ranu Manduro ini menawarkan panorama berupa hamparan padang rumput. Selain itu, ada juga batu-batu raksasa yang bertebaran di sekitarnya. Bagus banget gengs~
Sayangnya, akses ke kawasan wisata Ranu Manduro ini masih kurang memadai. Untuk mencapai kawasan itu, kita perlu ke jalan provinsi antara Mojokerto-Pasuruan. Terus, kita perlu masuk lagi sekitar 1 kilometer melalui jalan desa yang lebarnya hanya 2 meter.
Udah gitu, kita juga mesti melewati jalan tanah. Mobil juga harus bergantian masuk.
Kawasan ini emang sukses banget bikin setiap pengunjung yang datang. Gak heran deh banyak banget yang pengin ke sini buat selfie-selfie atau bikin konten apa gitu buat media sosial, hehehe.
"(Kawasan ini) mulai ramai pengunjung Minggu (23/2). Kalau pengunjung tembus seribu lebih per hati sejak kemarin (25/2)," jelas Yanto, seorang warga Dusun Manduro yang ikut mengelola kawasan Ranu Manduro, dikutip dari DetikTravel.
Yanto turut menjelaskan bahwa Ranu Manduro terletak di kaki Gunung Penanggungan. Area itu sebelumnya merupakan area tambang sejak tahun 1990-an hingga Desember 2019 lalu.
Lahan itu pun masih milik perusahaan tambang meski kini udah gak ada aktivitas penggalian lagi di sana. Yanto juga mengatakan bahwa kawasan itu mulai ditumbuhi rumput sekitar sebulan lalu.
Ranu Manduro, bagus banget gengs~ (Instagram @visitesatjava)
Masuk ke kawasan ini masih gratis. Pengunjung kawasan Ranu Manduro hanya perlu membayar ongkos parkir aja, Rp5-10 ribu. Warga yang tinggal di sekitar kawasan ini pun mulai ketiban rejeki gengs.
Pemuda setempat mendapat bagian pendapatan dari menjaga parkir. Ada juga pedagang minuman dan makanan ringan yang dagangannya jadi laris manis.
Setelah 'resmi' viral, kawasan itu pun berubah dengan cepat. DetikTravel melaporkan dua orang yang memviralkan tempat ini pun sempat kecewa setelah mereka datang ke sana lagi. Kenapa? Banyak S-A-M-P-A-H! Yap, sampah ada di mana-mana di sekitaran kawasan Ranu Manduro.
Timbulnya banyak sampah jelas masalah. Akibatnya kawasan wisata yang tadinya sepi terus tetiba jadi rame ini sempat ditutup pada Selasa (25/2/2020) sore lalu.
Katanya lagi rame turis lokal nih di sana~ (Instagram @asl_mojokerto)
Ya, kita berdoa aja deh gengs semoga kawasan ini mulai dilirik pemerintah untuk dikelola dengan baik. Dan semoga aja turis-turis lokal yang membanjiri kawasan ini bisa menjaga kebersihan.
Kan orang jauh-jauh datang ke sana pengin liat panorama alam yang mempesona itu ya. Gak asiklah kalo pemandangannya sampe terganggu sampah.
Pokoknya dateng aja ke sini tapi jangan bikin kotor ya! (Instagram @kabarmojokerto)